BETANEWS.ID, PATI – Petahana masih dominan dalam raihan kursi DPRD Pati untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Pati berdasarkan hasil hitung sementara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Hingga Sabtu (24/2/2024) siang, hasil yang tertera di laman pemilu2024.kpu.go.id menunjukkan jumlah suara yang masuk sebesar 81,16 persen. Jumlah tersebut berasal dari 590 jumlah total dari 727 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di dapil tersebut. KPU, terakhir melakukan update perolehan suara pada 21 Februari pukul 11.00 WIB.
Baca Juga: Bawaslu Pati Sebut Tak Ada Kecurangan Terkait Hitung Ulang di 5 TPS
Dapil yang meliputi Kecamatan Jakenan, Jaken, Winong dan Pucakwangi ini hanya merebutkan 8 kursi DPRD Kabupaten Pati. Hal ini membuat persaingan ketat antar caleg.
Pedatang-pendatang baru yang ikut berkompetisi dalam kontestasi politik kali ini, masih cukup sulit untuk menumbangkan petahana. Tercatat, hanya tiga pendatang baru yang berpotensi lolos dalam Pileg kali ini.
Sedangkan untuk petahana, sebagian besar atau lima orang masih kokoh untuk mencatatkan dirinya sebagai anggota legislatif pada periode 2024-2029.
Hasil sementara ini, juga menunjukkan bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih perkasa. Partai berlambang kepala banteng tersebut memperoleh 16.675 suara.
Selanjutjya, diikuti PKB (15.752 suara), Golkar (13.434 suara), Gerindra 10.471 (suara), PKS (8.387 suara), PPP (6.587 suara) dan Partai Demokrat (5.854 suara).
PDIP yang mendapatkan suara tertinggi berpotensi mendapatkan dua kursi berdasarkan hitung metode sainte lague yang digunakan untuk menentukan kursi Pileg 2024.
Enam kursi lainnya direbut PKB, Partai Golkar, Partai Gerindra, PKS, PPP dan Partai Demokrat. Keenam partai ini diprediksi masing-masing mendapatkan satu kursi bila tidak ada perubahan signifikan dalam proses penghitungan suara.
Hal ini membuat tiga petahana berpotensi tumbang. Ketiga petahana itu yakni, Maesaroh (PKB), Muhammad Ridwan (Partai Golkar) dan Sunandar (Partai Demokrat).
Ketiganya kalah saing dengan caleg lain dari partainya. Maesaroh yang mendapatkan 4.615 suara kalah saing dengan pendatang baru dari PKB, Kastomo (6.184 suara).
Mohamad Ridwan (5.083 suara) kalah suara dengan kader Partai Golkar lainnya, Jaza Khoerul Sofyan yang mendapatkan 7.263 suara. Sedangkan Sunandar (115 suara) kalah telak dengan Suharmanto yang mendapatkan 5.220 suara.
Hasil ini belum final. Mengingat baru 81,16 persen suara masuk. Dengan demikian, suara para caleg ini bisa bertambah, bahkan disalip caleg lainnya.
Baca Juga: Langkah 4 Petahana di Dapil Pati 3 Terseok-seok, Terancam Gagal Duduk Lagi di Kursi DPRD
Berikut ini, nama-nama caleg Dapil Pati 4 yang berpotensi lolos duduk di DPRD Kabupaten Pati:
- Kastomo (pendatang baru) dari PKB (6.184 suara)
- Dikco Wahyu Pradana (petahana) dari Gerindra (4.882 suara)
- Suwarno (petahana) dari PDIP (6.950 suara)
- Joko Wahyudi (petahana) dari PDIP (4.439 suara)
- Jaza Khoerul Sofyan (pendatang baru) dari Partai Golkar (7.263 suara)
- Karmijan (petahana) dari PKS (5.390 suara)
- Suharmanto (pendatang baru) dari Partai Demokrat (5.220 suara)
- H. Darbi (petahana) dari PPP (3.843 suara) tergolong suara partai yang tinggi.

