31 C
Kudus
Senin, Februari 26, 2024

Sortir dan Pelipatan Kertas Suara Pemilu di Kudus Telan Biaya Rp5 Miliar

BETANEWS.ID, KUDUS – Sortir dan pelipatan surat suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 masih terus dikebut oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus.  Alokasi anggaran untuk kegiatan tersebut cukup besar yakni mencapai Rp5 miliar.

Ketua KPU Kudus, Ahmad Amir Faisol, mengatakan, tenaga sortir dan pelipat surat suara untuk Pemilu jumlahnya kurang lebih 300an orang. Pekerjaan ini dilakukan di dua lokasi yang dijaga oleh pihak kepolisian.

“Total tenaga sortir dan pelipat kertas suara ada 300an orang. Di bagi menjadi dua, di Umku (Universitas Muhammadiyah Kudus) dan di pabrik Kapas yang ada di sebelah timur SPBU Prambatan,” ujar Faisol di Umku, belum lama ini.

Baca juga: 1.778 Surat Suara Pilpres di Kudus Rusak, Ada yang Sudah Bolong

Sementara untuk upah bagi mereka, lanjut Fasiol, dihitung per lembar. Ketentuan tersebut sudah ditetapkan oleh KPU Republik Indonesia (RI) terkait indeks harga atas dan harga bawahnya.

Untuk sortir dan pelipatan kertas suara DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten ongkosnya Rp200 per lembar. Untuk surat suara Pilpres, karena kertasnya lebih kecil ongkosnya Rp120 per lembar. Sementara yang surat suara DPD (Dewan Perwakilan Daerah) ongkosnya Rp150 per lembar.

“Sistem kerja mereka kolektif kelompok. Ada yang sortir dan kemudian rekannya melipat kertas suara, ada pula yang sortir sendiri dan melipatnya sendiri. Kalau dirata-rata, mereka bisa mengantongi upah Rp150 ribu per hari,” beber Faisol.

Baca juga: KPU Kudus Berikan Sosialisasi Pindah Tempat Pemilih Bagi Karyawan PT Djarum

Ongkos sortir dan pelipatan kertas suara, menurut Faisol, tak mencapai satu miliar. Perkiraan dia, kurang lebih menghabiskan dana ratusan juta. Namun, kata Faisol, untuk total anggaran divisi logistik KPU Kudus kurang lebih Rp5 miliar. Kegunaan anggaran tersebut meliputi proses awal kertas surat suara diorder, sortir dan pelipatan, setelah itu dipacking hingga distribusi ke desa-desa.

“Semua proses itu anggarannya masuk di kami. Termasuk distribusi ke desa-desa. Kalau itu semua, kalkulasinya kurang lebih Rp5 miliar,” jelasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER