31 C
Kudus
Rabu, Februari 21, 2024

Gelombang Laut Tinggi, Hasil Tangkapan Ikan Nelayan Jepara Langsung Merosot

BETANEWS.ID, JEPARA – Hasil tangkapan ikan nelayan Jepara langsung merosot saat gelombang laut tinggi. Menurut salah satu nelayan, Suwanto (34), biasanya dalam sehari ia bisa mendapatkan dua ember, kini hanya mampu memperoleh satu ember.

“Itu pun ikannya jelek-jelek, nggak bisa bagus. Biasanya cumi sehari dapat se ember, ini paling cuma setengah,” katanya saat ditemui di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Jobokuto, Kecamatan/Kabupaten Jepara, Jumat (19/1/2024).

Berkurangnya hasil tangkapan ikan juga dikeluhkan oleh Maulana (29), nelayan asal Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan/Kabupaten Jepara. Ia mengatakan, kondisi gelombang di tengah laut saat ini sudah mencapai tiga meter. Karena kondisi tersebut sudah biasa dihadapi oleh para nelayan, ia mengaku masih akan melaut.

Baca juga: Video Viral Angin Puting Beliung di Pantai Bandengan Bikin Geger Warga

“Ya hasil ikannya agak berkurang lah, karena gelombangnya sudah mulai lumayan tinggi. Cuma, ya, masih biasa, masih berani melaut,” katanya.

Kondisi gelombang laut diperkirakan juga akan semakin tinggi. Terlebih di tahun ini, musim gelombang tinggi mundur dari tahun-tahun sebelumnya. Ia mengatakan, biasanya Oktober-November nelayan sudah tidak bisa melaut karena pengaruh gelombang tinggi. Namun di tahun ini, hingga menjelang akhir Januari, cuaca masih normal.

“Ini kan agak mundur sih musimnya, ya paling puncak-puncaknya diperkirakan sekitar bulan ini lah,” katanya.

Meskipun hasil tangkapan ikan mulai berkurang, hal tersebut belum berdampak pada naiknya harga ikan. Hariyati (40), salah satu pedagang ikan, mengatakan, karena gelombang tinggi baru terjadi sekitar lima hari kemarin, harga ikan justru mengalami penurunan.

Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Fasilitas Pantai Bandengan

“Kalau gelombangnya sudah tinggi banget baru naik. Ini kan baru beberapa hari kemarin gelombangnya tinggi, harga ikan ini malah turun,” ujarnya.

Sehingga, jika biasanya dalam sehari ia mampu memperoleh omzet sekitar Rp1 juta, karena mulai terjadi gelombang tinggi, ia hanya mampu memperoleh sekitar Rp700 ribu.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER