BETANEWS.ID, PATI – Sejumlah warga Kabupaten Pati masuk dalam daftar penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) akibat dampak inflasi. Mereka adalah veteran, penyandang disabilitas, hingga warga miskin yang sebelumnya tidak menerima bantuan sosial.
Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati, Tri Haryumi, mengatakan, hingga saat ini, sebagian bantuan sudah tersalurkan.
“Kemarin yang untuk veteran sudah disalurkan. Untuk jumlahnya ada 155 orang dan untuk satu orangnya mendapatkan Rp450 ribu,” ujar Tri Haryumi, Selasa (5/9/2023).
Baca juga: 58 Desa di Pati Terdampak Kekeringan Paling Parah
Sedangkan untuk penyandang disabilitas, katanya, saat ini masih dalam proses pencairan. Sedangkan untuk jumlah penerima manfaat, ia tidak hapal betul. Namun, secara keseluruhan, untuk jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Pati jumlahnya cukup banyak. Kalau mengacu pada data pada 2021, ia menyebut jumlahnya hampir 7 ribu orang.
“Penyandang disabilitas ini kan banyak ya kategorinya. Ada yang kategori penyandang disabilitas fisik maupun penyandang disabilitas fisik mental. Dan ada yang kategorinya ringan, sedang, hingga berat,” ungkapnya.
Kemudian, untuk penerima manfaat selanjutnya adalah warga miskin yang belum terkaver bantuan sosial.
Baca juga: Harga Beras di Pati Ugal-ugalan, Dalam Sepekan Naik Dua Kali
“Karena memang data warga kurang mampu kan kadang ada yang terlewat. Maka kita minta desa untuk mendata dan mengusulkan, mana yang layak dan tidak,” ucapnya.
Ia menyebut, untuk penyaluran BLT dampak inflasi tersebut, nantinya ditargetkan bisa selesai sebelum perubahan anggaran 2023 ini.
Editor: Ahmad Muhlisin

