31 C
Kudus
Senin, Juli 22, 2024

Festival Karnaval Budaya Hari Jadi Kudus Jadi Momen Bupati Kudus Berpamitan

BETANEWS.ID, KUDUS – Ribuan warga Kudus tumpah ruah di Alun-alun Simpang 7 Kudus, Minggu (10/9/2023) petang. Mereka antusias untuk menyakskan Festival Karnaval Budaya Hari Jadi ke 474 Kabupaten Kudus dalam tema Bergerak Mengukit Jejak.

Selepas Azan Magrib, pasukan drumband dan peserta festival dari berbagai sekolah pun sudah mulai bersiap. Sekira pukul 21:00 WIB, acara yang ditunggu pun dimulai. Acara dibuka dengan penampilan Teater Samar yang mementaskan produksi rokok kretek milik Raja Kretek Nitisemito, Bal Tiga.

Peserta sedang mementaskan tari-tarian di depan mimbar utama Festival Karnaval Budaya Hari Jadi Kudus. Foto: Rabu Sipan

Di tengah-tengah pentas tersebut, terlihat Bupati Kudus dan rombongan pun hadir dan duduk di atas panggung. Selepas pentas Teater Samar berbagai karya karnaval kebudayaan dari berbagai sekolah pun tampil. Ada yang menampilkan asal-usul Budaya Gusjigang, kerajinan ukir gebyok, hingga situs Patiayam.

-Advertisement-

Baca juga: Purna Tugas 24 September 2023, Hartopo Klaim Sudah Penuhi Semua Visi-Misi yang Dijanjikan

Dalam momen tersebut, Hartopo yang akan purna tugas jadi Bupati Kudus pada 24 September 2023 sekalian berpamitan kepada ribuan warga yang hadir. Ia mengakui, bahwa saat memimpin Kudus masih banyak salah dan kekurangan.

“Tentunya ketika memimpin banyak yang tidak sempurna. Banyak salah, baik saya sengaja maupun tidak sengaja ataupun masalah kebijakan yang mungkin tidak sesuai harapan panjenengan semua. Maka dari itu, secara pribadi maupun atas nama Pemkab Kudus, saya mohon beribu maaf,” ujar Hartopo.

Di sisi lain, Hartopo memuji kreatifitas para peserta yang ikut melestarikan warisan budaya lokal untuk ditampilkan di Festival Karnaval Budaya.

“Festival Karnaval Budaya bisa menjadi ajang untuk mengenalkan kembali budaya lokal kepada generasi muda,” ucapnya.

Baca juga: Beberapa Pekan Jelang Purna, Bupati Kudus Genjot Serapan Anggaran

Terdapat 25 kontingen yang mengikuti festival, terdiri dari kontingen sembilan kecamatan dan 16 sekolah. Kontingen sekolah menampilkan Bordir dan Gadis Pingitan, Pesona Pengantin Kudusan, Gendhis Mirah, Dandangan, Gusjigang, dan Bulusan.

Tradisi lainnya yang ditampilkan antara lain Mitos Candiala, Pesona Muria, Gebyok Kudus, Pande, Situs Patiayam, Legenda Lentog, Jejak Menara Kudus, Tradisi Wiwit Kopi Muria, dan Rampak Tongtek Kumandang.

Sementara kontingan sembilan kecamatan menampilkan sejarah Rumah Adat Joglo Pencu, Tumpang Songo, dan Pendopo Kabupaten Kudus, Legenda Sendang Jodho, Ampyang Maulid, Sejarah Bulusan, Ngalap Berkah di Sendang Kasih, Asal-Usul Desa Temulus, Pesona Bordir Jenggolo, Kayu Naga Muria, dan Babat Wonosoco.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER