Warga Korban Penggusuran Kebonharjo Nyaman di Rusun Semarang Hebat

BETANEWS.ID, SEMARANG – Retno, salah seorang warga Kebonharjo, Semarang Utara, Kota Semarang, korban penggusuran pada 2020 lalu, merasa senang dengan tempat tinggal barunya di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Semarang Hebat Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Ia mengaku lebih nyaman tinggal di rusun ala apartemen yang digarap Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Penyedia Perumahan Jawa III.

Kendati mengaku rumah tinggal sebelumnya lebih luas, namun Retno merasa lebih terfasilitasi di Rusun Semarang Hebat. Tak heran, Rusun Semarang Hebat tersebut memang dilengkapi dengan sarana prasarana yang tergolong lengkap. Di antaranya seperti furniture berupa tempat tidur dewasa single dan anak-anak bertingkat, lemari pakaian, sofa tamu, kamar mandi dengan WC duduk, ruang cuci dan jemur, serta dapur dengan perlengkapannya. Terlebih ia dapat berkumpul lagi dengan para tetangganya yang sama-sama menjadi korban penggusuran.

Baca Juga: Pemkot Semarang Tetap Fokus Pembangunan Infrastruktur

-Advertisement-

“Selanjutnya sewa. Kalau lantai bawah RP250 ribu. Air sama sampah bayar Rp30 ribu. Total Rp280 ribu. Kalau lantai atas Rp210 ribu. Yang atas lagi Rp170 ribu,” terang Retno soal harga sewa rusun.

Tempat tinggal Retno dan warga lainnya sebelumnya digusur terkait reaktivasi rel kereta api oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Para warga tersebut dianggap menempati lahan milik PT KAI. Saat itu, warga, salah satunya didampingi oleh anggota DPR RI, Muhammad Herviano Widyatama, atau Vino yang selanjutnya berperan dalam pembangunan Rusun Semarang Hebat. Dari rencana pembangunan lima tower, hingga kini pembangunan Rusun Semarang Hebat masih terealisasi tiga di antaranya.

Sementara dua tower yang sebelumnya dibangun, diperuntukkan juga kepada 336 warga korban penggusuran atas proyek normalisasi Banjir Kanal Timur (BKT).

Dalam simbolik penyerahan kunci tower ke tiga Rusun Semarang Hebat, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Ita berharap pendirian Rusun Semarang Hebat dapat bermanfaat kepada masyarakat Semarang. Dalam hal ini, Pemkot Semarang berperan sebagai penyedia lahan.

“Banyak yang ngantri mau masuk di sini. Karena rusun ini sudah kayak apartemen, luar biasa. Siapa yang tidak mau, siapa yang tidak senang? Tetapi harus dijaga semua kebersihannya,” harap Ita.

Rusun tower 3 tiga lantai yang dibangun 2022 lalu tersebut berkapasitas 42 unit ruang berukuran 36 meter persegi dengan 2 kamar tidur. Lebih dari itu, lingkungan rusun sendiri dilengkapi pula tempat bermain anak-anak dan tempat olah raga bagi warga.

Baca Juga: KPK Apresiasi Cara Ganjar Bangun Sistem Pencegahan Korupsi di Jateng

Sementara, Kepala Balai Penyedia Perumahan Jawa III Kementrian PUPR, Salahudin Rasyid menyatakan kesiapan pihaknya atas rencana pembangunan rusunawa tower ke-4.

“Tower 3 ini kita sudah ada berita acara serah kelola, artinya meskipun asetnya belum 100% diserahkan dan masih berproses melalui Kementerian Keuangan karena di atas 10 miliar. Tapi ini sudah langsung bisa digunakan dengan berita acara setelah kelola. Kami mohon pengawasan ibu wali kota dan juga nasyarakat untuk merawat rusunawa ini,” tandas Salahudin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER