31 C
Kudus
Rabu, Januari 28, 2026

Tradisi Jeguran Saat Malam Satu Sura di Blumbang Pesarean Mbah Mutamakkin Kajen

BETANEWS.ID, PATI – Blumbang atau kolam Pesarean Syekh Ahmad Mutamakkin di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, mempunyai nilai spirutual bagi masyarakat setempat. Setiap malam 1 Sura, blumbang yang berukuran sekitar 30X60 meter tersebut dipenuhi oleh pengunjung.

Mereka yang datang itu, bukan hanya dari Kajen saja, tapi banyak juga yang berasal dari luar desa. Kedatangan pengunjung ini, untuk jeguran atau berendam di blumbang Pesarean Mbah Ahmad Mutamakkin. Ada beragam keyakinan oleh masyarakat yang berendam di blumbang tersebut, mulai dari awet muda hingga badan yang sehat.

Perangkat Desa Kajen, Abdul Karim, mengatakan, tradisi jeguran di Blumbang Pesarean Kajen sudah  ada sejak dulu kala.

-Advertisement-

Baca juga: Melihat Prosesi Grebeg Suro Girikusumo

“Kalau persisnya kapan saya kurang paham. Tapi, tradisi seperti ini sudah ada sejak mbah-mbah saya hingga kini,” ujar Karim, Selasa (18/7/2023) malam.

Ia menyebut, setiap pengunjung yang datang untuk berendam di kolam tersebut memiliki kepercayaan masing-masing. Namun, hal itu tidak lepas untuk mengharap keberkahan dari Mbah Mutamakkin yang merupakan Waliyullah.

“Kalau kepercayaan itu masing-masing ya. Tapi kalau kepercayaan orang-orang sejak dulu itu, mujarabnya itu jam 12 malam,” imbuhnya.

Karim menyampaikan, pada malam 1 Sura kali ini,  air yang berada di dalam kolam sedikit berkurang, sehingga harus ditambah air menggunakan mesin pompa.

Baca juga: Gibran Temani Ganjar Ikuti Kirab Malam 1 Sura

Sementara itu, salah satu pengunjung, Dahlan, mengatakan, ia datang bersama dengan teman-temannya mandi di kolam tersebut. Ia berharap berkah, usai mandi dari situ kesehatannya lebih bagus.

Ia juga berharap, nantinya bisa mendapatkan berkah dari Syekh Ahmad Mutamakkin, sehingga nantinya bisa menjadi orang yang sukses.

“Mandi sama temen-temen tadi. Ya semoga nanti jadi orang sukses, ” ungkap santri salah satu pondok pesantren di Kajen tersebut.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER