31 C
Kudus
Rabu, Januari 28, 2026

Angka Kematian Ibu dan Anak di Kudus Tinggi, 5 Bulan 35 Kasus

BETANEWS.ID, KUDUS – Kasus kematian ibu dan anak masih menjadi momok penghambat pertumbuhan sumber daya manusia di Indonesia. Di Kabupaten Kudus kasus kematian ibu dan anak masih terbilang tinggi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Andini Aridewi mengatakan, Sejak Januari hingga Mei 2023, sudah ada lima kasus kematian ibu dan 30 kasus kematian anak.

“Kasus tersebut terjadi di periode antara Januari hingga Juni. Jumlah tersebut, angka kematian ibu dan anak di Kudus masih cukup tinggi,” ujar Andini kepada Betanews.id di Puskesmas Ngemplak, Kecamatan Undaan, belum lama ini.

-Advertisement-

Baca Juga: Ada Warganya Tak Mampu Beli Makan, Hartopo Sebut Itu Tak Masuk Kemiskinan Ekstrem

Andini mengungkapkan, pada tahun 2023 di Kabupaten Kudus target penekanan angka kematian ibu dan anak berada di angka 12 kasus. Tingginya angka kematian ibu dan anak tersebut masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus.

“Karena menekan angka kematian ibu dan anak merupakan kunci untuk menumbuhkan sumberdaya manusia yang sehat. Jadi sebisa mungkin angka kematian ibu dan anak di Kudus bisa nol kasus. Itu menjadi PR kita,” bebernya.

Untuk menekan angka kematian ibu dan anak, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya komperehensif. Mulai dari pencegahan dan pelaksanaan penanganan kasus. Upaya pencegahan tidak hanya dilakukan pada ibu hamil saja, tapi juga dilakukan pada remaja putri.

“Jadi kami ada program kesehatan remaja, yang di dalamya adalah edukasi perilaku remaja putri. Khususnya untuk konsumsi tablet tambah darah yang teratur, kemudian pemahaman kesehatan reproduksi calon pengantin ini sudah ditanamkan sejak remaja,” jelasnya.

Baca Juga: Polres Kudus Akan Tindak Tegas Botoh Pilkades di 3 Desa

Menurutnya, pemahaman terkait kesehatan reproduksi ditanamkan sejak usia remaja itu sangat penting. Hal itu untuk menyiapkan ketika sudah punya pasangan di usia subur dan hamil, maka kehamilanya adalah kehamilan yang sehat.

“Itu adalah Kuncinya. Ketika ada kehamilan yang sehat insyallah nanti persalinannya juga sehat dan janin yang dikandungnya juga sehat. Sehingga ketika dilahirkan akan menjadi bayi yang sehat,” ungkapnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER