BETANEWS.ID, JEPARA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara akan menjaga dan memastikan titik-titik penilaian Adipura bisa terawat. Ini merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan Penghargaan Adipura Kencana yang telah dinanti selama 15 tahun.
Kepala DLH Jepara, Farikhah Elida mengatakan, salah satu upaya untuk menjaga titik penilaian itu adalah melakukan kerja sama dengan Babinsa, Babinkatibmas, Pemerintahan Desa, dan Pemerintah Kecamatan.
“Kita akan kerja keras lagi untuk melihat ke titik-titik pantau. Ada sekolah, desa, pasar, pelabuhan, banyak titik pantaunya. Agustus nanti udah mulai lagi, jadi kita anggap sudah penilaian,” katanya pada Betanews, Senin (06/03/2023).
Baca juga: Penantian 15 Tahun Berbuah Manis, Jepara Jadi Satu-Satunya di Jateng yang Raih Adipura Kencana 2022
Khusus untuk desa, pihaknya menargetkan Juli nanti ada lima desa mandiri sampah. Dari desa mandiri sampah tersebut, ia menargetkan mampu mengurangi jumlah sampah hingga 30 persen.
“Semua desa mengolah sampahnya sendiri hanya residunya saja yang dibawa ke TPA. Kita harapkan bisa mengurangi 30 persen jumlah sampah. Target saya itu,” tambahnya.
Baca juga: Warga Jepara Antusias Sambut Kirab Penghargaan Adipura Kencana
Makanya, ia berpesan kepada seluruh masyarakat agar membuang sampah sesuai dengan tempat yang disediakan. Ia akan menindak tegas bagi masyarakat yang tidak tertib dalam membuang sampah. Ia juga menyadari bahwa persoalan sampah akan terus ada setiap hari. Sehingga pihaknya akan terus melakukan pantuan dan edukasi kepada seluruh masyarakat agar tertib dalam menangani sampah.
“Kita standby terus tidak dibatasi waktu. Begitu ada laporan akan langsung kita tindak. Ke depan kita juga akan menggelar grebek sampah supaya masyarakat bisa tertib, ” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

