BETANEWS.ID, SOLO – Jamu merupakan minuman tradisional yang kaya akan manfaat. Terbuat dari bahan-bahan herbal, minuman satu ini diklaim tidak menimbulkan efek samping jika dibandingkan dengan obat-obatan berbahan kimia.
Sala satu produk yang bisa jadi pilihan adalah Jamu Pawonanda. Jamu yang dikemas modern oleh Galuh Candra Wilasita (40) ini bahkasn sudah tembus pasar Malaysia dan Singapura.
Galuh membuat berbagai varian jamu dengan menggunakan kemasan yang lebih praktis dam bisa dikonsumsi kapan saja. Dengan kemasan botol dan varian rasa yang manis, Galuh berhasil membuat olahan jamu kini digemari oleh anak-anak muda.
Baca juga: Diracik dengan 15 Rempah, Jamu Bubur Coro Sudah Ada Sejak Kesultanan Demak Bintoro
“Ada jahe rempah, kunyit asam, beras kencur, gula asam, sama temu lawak itu varian yang paling banyak diminati konsumen,” kata Galuh kepada Betanews.id, Senin (20/3/2023).
Galuh memproduksi jamu di kediamannya yang berada di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo. Beberapa produk olahan jamu ia produksi, mulai dari jenis minuman botol, konsentrat, bubuk, hingga jamu kering.
“Bahan baku itu kami pilih sendiri di pasar tradisional. Karena kalau di sana kita bisa memilih kualitas yang bagus,” ujarnya.
Wanita yang dari kecil suka mengkonsumsi jamu itu mengatakan bahwa saat ini produk-produknya banyak diminati konsumen. Jamu buatannya sukses menjadi salah satu oleh-oleh yang paling dicari konsumen ketika berkunjung ke Solo.
Baca juga: Punya Omzet Rp150 Juta Sebulan, Usaha Jamur Milik Puput Kini Berkembang Jadi Wisata Edukasi
“Kalau di Solo saya biasanya saya taruh di pusat oleh-oleh, dan juga toko-toko. Tapi saya juga menjual secara online melalui media sosial sama marketplace juga, di Shopee dan beberapa lainnya,” katanya.
Untuk satu botol jamu konsentrat, Galuh menjual dengan harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp44 ribu yang dengan ukuran 330 mililiter yang bisa diseduh hingga 15 gelas. Sedangkan untuk jamu kemasan botol yang siap minum hanya dibandrol dnegan harga Rp15 ribu saja.
Editor: Ahmad Muhlisin

