BETANEWS.ID, KUDUS – Bina Marga Cipta Karya (BMCK) Jawa Tengah mulai menambal jalan rusak di sepanjang jalan Kudus-Purwodadi tepatnya di Kecamatan Undaan. Penambalan itu dilakukan mulai dari Desa Lambangan hingga Desa Tanjungkarang.
Salah satu pekerja, Agus Supriyono, mengatakan, proses penambalan ini memang baru dilakukan saat cuaca sedang bagus, meski sudah banyak pengguna jalan yang mengeluh.
“Sudah banyak keluhan warga, bahwa di sepanjang jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Kudus dengan Kabupaten Grobogan itu banyak jalan yang berlubang. Saat ini kami mulai melakukan penambalan jalan,” beber Agus kepada Betanews.id, Jumat (4/3/2023).
Baca juga: Dinas PUPR Mulai Lakukan Penambalan Jalan Berlubang di Kudus
Ia menjelaskan, untuk mempercepat pekerjaan menutup jalan yang berlubang itu, dibagi menjadi tiga tim, yaitu di Desa Lambangan mengarah ke Utara, kemudian di Desa Medini mengarah ke Utara dan satunya lagi berada di Desa Tanjungkarang.
“Sebenarnya ini sudah kita mulai sejak Selasa (28/2/2023) yang awalnya difokuskan di Desa Tanjungkarang untuk penambalan jalan. Tapi untuk saat ini kami ditugaskan agar bisa secepatnya menutup lubang jalan di sepanjang jalan Kudus-Purwodadi ini,” kata Agus.
Agus menuturkan, mengingat cuaca yang belum stabil hingga saat ini, pihaknya ditugasakan hanya untuk menambah jalan berlubang. Menurutnya, nanti jalan yang berlubang di sepanjang jalur tersebut akan diaspal.
“Karena cuaca saat ini belum stabil jadinya saat ini kami hanya ditugasakan untuk menambah jalan saja. Nantinya akan dilakukan pengaspalan jika cuaca sudah bagus,” ungkapnya.
Baca juga: Terminal Kudus Masih Kebanjiran, Jalur Pantura Kudus-Demak Macet
Pengamat ruas Jalan Jati Klambu dari BPJ wilayah Pati Bina Marga Jateng Budi Utomo menambahkan, sebelum melakukan penambalan jalan di beberapa titik sepanjang jalur tersebut, pihaknya fokus memperbaiki jalan di Tanjungkarang yang tujuannya supaya mengatasi banjir.
“Kemudian karena banyak keluhan warga dengan banyaknya lubang, jadinya kami turunkan personel untuk mengatasi semuanya,” terangnya.
Budi menegaskan, pihaknya akan melakukan peninggian jalan untuk manyambung jalan beton yang sebelumnya sudah dibangun. Rencananya, peninggian jalan itu dengan panjang 105 meter dengan lebar 7 meter, serta ketinggian 30 sentimeter.
“Ini nanti kami lakukan setelah cuacanya memang bagus biar tidak ada kendala saat melakukan pembangunan jalan,” ungkapnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

