BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo mengimbau warganya untuk lebih waspada ketika mengendarai kendaraan bermotor, lantaran banyak jalan rusak. Meski mengetahui banyak jalan rusak, ia mengaku Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tak bisa langsung melakukan perbaikan dan penambalan karena intensitas hujan masih tinggi.
“Saya tahu banyak jalan yang rusak. Tapi ini kan masih hujan jadi belum bisa perbaikan atau penambalan. Nanti kalau sudah terang, ruas jalan yang rusak langsung ditambal,” bebernya saat ditemui di Pendapa Kudus, Kamis (2/3/2023).
Dia mengatakan, saat ini ruas jalan yang rusak tak hanya jalan milik Kabupaten Kudus saja tapi juga jalan yang kewenangannya di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) serta Pemerintah Pusat. Pihaknya juga sudah meminta izin kepada Gubernur Jateng untuk melakukan penambalan jalan yang jadi kewenangan provinsi.
“Nanti kalau sudah terang, jalan yang rusak saya perintahkan untuk segera ditambal. Tak hanya jalan Kabupaten Kudus saja tapi juga Jalan Provinsi dan Nasional. Namun, ya sebatas penambalan saja, karena keterbatasan anggaran,” ungkapnya.
Hartopo mengatakan, anggaran perawatan jalan di tahun 2023 kurang lebih Rp8 miliar. Namun, penambalan nantinya tak bisa dilaksanakan serentak karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM).
“Selain terkendala cuaca, kita juga keterbatasan SDM. Tapi nanti kalau sudah panas jalan yang rusak akan segera diperbaiki,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

