Nguri-uri Budaya, Siswa SDN 3 Krapyak Dikenalkan pada Wayang dan Gamelan

BETANEWS.ID, JEPARA – Puluhan siswa SDN 3 Krapyak begitu antusias mengikuti praktik dan pembelajaran langsung mengenal wayang dan gamelan di Sanggar Putu Langgar, Desa Langon, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Rabu (22/02/2023).

Salah satu guru pendamping, Hindun Fitriani Hidayah (38), menuturkan, sejak pagi para muridnya sudah antusias dan tidak sabar untuk segera ke Sanggar Putu Langgar. Mereka mengaku tertarik untuk belajar wayang dan gamelan sebab biasanya hanya mengenal wayang dari cerita yang disampaikan ketika pelajaran di kelas.

Apalagi, di era teknologi seperti sekarang, banyak murid yang lebih mengenal budaya dari luar ketimbang budaya mereka sendiri. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menggali minat dan potensi yang dimiliki masing-masing anak.

-Advertisement-

Baca juga: Penghasilan Orang Tua Hanya Rp50 Ribu Sehari, Zaki Bersyukur Bisa Sekolah di SMK Semi Boarding

“Jadi ini sebagai upaya kami untuk mengenalkan Budaya Jawa kepada anak-anak, yang selama ini hanya mereka dapatkan dari cerita di dalam kelas. Harapannya juga bisa menggali minat anak-anak, yang siapa tahu nanti bisa kita arahkan,” ujarnya.

Ketua Sanggar Putu Langgar, Robby Sani, mengatakan, dari kunjungan tersebut diharapkan anak-anak dapat mengenal dan melihat secara langsung wayang serta gamelan. Ia juga terbuka terhadap sekolah yang ingin datang berkunjung untuk belajar secara langsung.

Menurutnya, sudah ada empat sekolah di Jepara yang belajar langsung di sanggarnya. Bahkan dari kunjungan tersebut, ada anak-anak yang tertarik dan mengusulkan untuk dibuatkan jadwal latihan sendiri. Kebanyakan para anak tersebut juga baru pertama kali melihat secara langsung wayang dan gamelan.

Baca juga: Tahun Ini Ada Kuota 754 Siswa Miskin untuk Bersekolah Gratis di SMKN Jateng, Cek Persyaratannya

“Dari kegiatan ini setidaknya diharapkan anak-anak bisa mengenal langsung. Yang datang ke sini ini kan kebanyakan baru pertama lihat wayang sama gamelan. Jadi bisa buat cerita mereka nantinya,” ujarnya.

Sanggar Putu Langgar juga memiliki latihan rutin yang diadakan setiap malam senin. Atau terkadang juga fleksibel menyesuaikan jadwal dari masing-masing.  Anggotanya beragam, mulai dari tukang kayu sampai pegawai pabrik. Di sanggar putu langgar sudah memiliki satu set gamelan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER