31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

IJTI Muria Raya Hibur Anak-Anak Korban Banjir Kudus dengan Kesenian Barongan

BETANEWS.ID, KUDUS – IKatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Muria Raya bekerja sama dengan kelompok seni Putra Kusuma menggelar pertunjukan barongan dan membagikan kebutuhan anak-anak dan balita di posko pengungsian Balai Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kamis (5/1/2023).

Mereka tampak senang dan ikut berjoget bersama para pemain barongan yang berlenggak-lenggok di teras Balai Desa Jati Wetan. Ada pula yang menari kuda lumping dengan penuh antusias. Tak ketinggalan, dua pemain berkostum badut pun beraksi mengocok perut pengungsi anak-anak.

Usai pagelaran kesenian barongan dan pertunjukan badut, para pengungsi korban banjir yang mayoritas ibu-ibu juga diajak bergoyang bersama sambil diiringi musik dangdut.

-Advertisement-

Baca juga: Semringahnya Anak-anak Korban Banjir Kudus Bermain Latto-latto di Pengungsian

Dalam kesempatan itu pula, IJTI Muria Raya bagikan ratusan paket jajanan anak-anak dan kebutuhan balita seperti popok serta bubur bayi.

Ketua IJTI Muria Raya Iwhan Miftakhudin mengatakan, peran jurnalis merupakan salah satu garda terdepan dalam menyampaikan informasi terkait kondisi banjir di Kabupaten Kudus. Namun, disela-sela melaksanakan tugas, rasa kepedulian kepada korban banjir juga muncul.

Melihat kondisi tersebut, IJTI Muria Raya terpanggil untuk melakukan aksi sosial dengan menghibur anak-anak dan memberikan puluhan paket makanan hingga kebutuhan anak dan balita.

“Setiap hari kami bersama mereka, melihat bagaimana kondisi di lapangan. Kami paham betul beban mereka di pengungsian ini. Untuk itu kami sejenak mengajak anak-anak di pengungsian melupakan kekhawatiran mereka ketakutan mereka,” kata Iwhan.

Baca juga: Hibur Anak-Anak di Pengungsian Banjir Pekalongan, Ganjar Bawa Banyak Mainan

Kepala Desa Jati Wetan Agus Santoso mengapresiasi aksi para awak media yang tergabung dalam  IJTI Muria Raya yang peduli terhadap anak-anak pengungsi. Apalagi, diketahui anak-anak sudah cukup lama bertahan di pengungsian, tentunya mereka sudah ingin kembali ke rumah. Namun, sementara kondisi permukiman hingga kini masih terendam banjir.

“Kami atas nama Pemdes dan semua warga berimakasih IJTI Muria Raya, yang turut peduli dengan menghibur warga kami menghilangkan rasa jenuh mereka,” ungkapnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER