31 C
Kudus
Rabu, Februari 18, 2026

Kisah Asep Rintis Jualan Takoyaki dari Modal Rp2 Juta hingga Punya 6 Cabang dalam 2 Tahun

BETANEWS.ID, SOLO – Kedai Takoyaki yang berada di pojok Alun-Alun Selatan (Alkid) Keraton Solo tampak ramai pembeli. Beberapa karyawan terlihat sibuk membuat makanan khas Jepang, yang seperti tak ada putusnya. Di bagian lain, seorang pria tampak melayani pembeli yang sedang membayar. Pria itu adalah Asep Firgias (32), pemilik kedai Takoyaki itu.

Kepada Betanews.id, pria yang biasa disapa Asep itu menceritakan bahwa ia memulai bisnisnya itu sejak Januari 2021. Sebelum merintis jajanan itu, ia merupakan marketing di sebuah perusahaan. Namun, saat resign pada 2018 lalu, ia sebenarnya tak langsung jualan takoyaki.  

Takoyaki yang dijual di Alun-Alun Selatan Keraton Solo. Foto: Khalim Mahfur

“Awal memilih takoyaki karena, satu, makanan ini udah viral lama, jadi para generasi milenial sekarang udah nggak asing dengan ini. Yang kedua dari bahan baku gampang banget untuk didapatkan di warung-warung sekitar kalau misalkan kondisi warung lagi ramai, terus bahan baku kita bisa cari darurat, nggak sulit lah,” ujarnya saat ditemui, Jumat (26/11/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Enaknya Takoyaki di Alun-Alun Selatan Keraton Solo Ini Bisa Tarik hingga Ratusan Pembeli Tiap Hari

Saat merintis bisnis itu, Asep mengaku menggunakan modal sekitar Rp2 juta. Pada saat itu, ia masih menggunakan peralatan dan atribut yang biasa. Seiring berjalannya waktu, ia mencari referensi dari internet untuk mengkonsep gerobak kaki lima miliknya seperti ala Jepang agar menarik minat pelanggan.

Seiringberjalannya waktu, usahanya itu terus berkembang dan kini sudah mempekerjakan 6-7 karyawan. Omzet yang ia dapatkan juga semakin banyak dengan semakin bertambahnya pembeli.

“Satu porsi takoyaki kan Rp13 ribu, dulu pas awal-awal cuma terjual 5-10 porsi. Sekarang rata-rata ya kalau per hari Rp1,5 sampai Rp2 juta,” katanya.

Baca juga: Iseng Posting di Sosmed, Atin Malah Kebanjiran Orderan Buket yang Kini Jadi Usaha Menjanjikan

Asep juga semakim berani untuk memperluas cabang usaha takoyakinya itu. Yang mulanya di Alkid Solo, sekarang ia menambah di beberapa tempat, seperti di UNS, UMS, Cemani, Taman Jaya Wijaya, dan Gentan.

“Harapannya usaha makin sukses, bisa buka lapangan pekerjaan yang seluasnya untuk temen kita yang membutuhkan pekerjaan terutama di Solo,” ujarnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER