Ingin Dapat Bantuan Benih Ikan dari Pemkot Semarang? Begini Caranya

BETANEWS.ID, SEMARANG– Dinas Perikanan Kota Semarang mempersilakan masyarakat yang ingin dapat bantuan benih ikan untuk mengajukan permohonan kepada pemangku wilayah masing-masing. Bantuan benih gratis ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Semarang terhadap budi daya ikan di kalangan masyarakat.

“Dinas Perikanan membantu hanya untuk stimulan jadi biasanya tidak bisa memberikan terlalu banyak, karena nanti untuk kelanjutannya biar masyarakat juga berusaha untuk mandiri dan jika budidayanya berhasil akan kita bantu dengan pelatihan-pelatihan yang menunjang,” jelas Sub Koordinator Pembenihan Perikanan Budi Daya pada Dinas Perikanan Kota Semarang Bekti Munjazanah di Balai Keselamatan Panti Werdha Usia Bathani, Kelurahan Bugangan, Semarang Timur, Senin (18/1/2022).

DInas Perikanan KOta Semarang saat menebar benih ikan nila di Balai Keselamatan Panti Werdha Usia Bathani. Foto: Kartika Wulandari.

Sejauh ini, Bekti menyebut warga Kota Semarang memiliki minat pada tiga jenis ikan yaitu Ikan Lele, Ikan Nila, dan Ikan Karper.

-Advertisement-

Baca juga: Bantu Cegah Stunting, Ganjar dan Kader PDIP Jateng Tebar Benih Ikan di Waduk Jatibarang

“Rata-rata ikan yang diminta itu ikan Lele, Nila, dan Karper. Tapi biasanya kita lihat dulu media yang pemohon punya, karena kalau dari nol mereka minta benih nanti mereka bingung mau ditaruh di mana. Seumpama kalau ada media pun kita survei dulu apakah layak untuk media budi daya atau tidak,” beber dia.

Menurutnya, bantuan dan penyebaran benih seperti di Panti Werdha Usia Bathani merupakan hal rutin yang dilakukan oleh Pemkot Semarang. Dalam kesempatan itu, pihaknya menyebar 3.000 benih ikan nila.

“Kegiatan ini adalah progam rutin, biasanya kita berkoordinasi dengan pemangku wilayah dengan lurah atau camat. Kali ini bertempat di Kelurahan Bugangan Kecamatan Semarang Timur. Hari ini kita tebar 3000 Benih Nila,” jelasnya.

Baca juga: Dinas Perikanan Semarang Tebar 52.500 Benih Ikan di Banjir Kanal Barat

Camat Semarang Timur Kusnandir menyebut, lokasi ini adalah lingkungan mix farming yang dimanfaatkan oleh masyarakat, utamanya untuk pemberdayaan masyarakat baik perempuan maupun laki-laki. Ia ingin membuat lokasi tersebut tidak hanya berisi tanaman sayur tapi juga terdapat perikanan.

“Harapannya nanti warga masyarakat yang kami latih dapat mengaplikasikan di tempat masing-masing dengan lahan yang dimiliki, bisa di depan atau belakang rumahnya. Disamping itu, ini juga tempat wisata, agar warga ke sini khususnya ibu-ibu PKK, Karang Taruna berlatih di sini untuk bagaimana cara memanfaatkan lahan yang dulunya penuh dengan rumput kita bersihkan menjadi tempat pertanian campuran atau mix farming,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER