31 C
Kudus
Minggu, November 27, 2022
BerandaSEMARANGRibuan Pengemudi Ojol...

Ribuan Pengemudi Ojol di Semarang Demo, Ini Tuntutannya

BETANEWS.ID, SEMARANG – Ribuan pengemudi ojek online yang mengatasnamakan Driver Online Bergerak (DOB), menggelar aksi demo di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Kamis (15/09/22) pukul 10.00 WIB. Dalam aksinya, mereka menuntut soal penurunan pemotongan aplikator, kenaikan tarif dan asuransi BPJS Ketenagakerjaan.

Perwakilan Driver Online Bergerak Jawa Tengah Didik Agus Riyanto menerangkan, tuntutan yang diinginkan para pengemudi ojol sudah ia sampaikan ke pihak aplikator dan Wakil Gubernur Jateng.

Pengemudi ojol melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jateng, Kamis (15/9/2022). Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga: Ganjar Janji Segera Sampaikan 4 Tuntutan Driver Ojol ke Kemenhub

- Ads Banner -

Sehingga, menurut kesepakatan, hasilnya akan disampaikan pada hari Senin mendatang dan bila sampai hari Senin dari aplikator tidak memberi jawaban itu, maka para pengemudi ojol akan mendatangi kantor tersebut.

“Tuntutannya terkait potongan 20 persen jadi 15 persen, kenaikan tarif, asuransi dan lain-lainnya. Aplikator ada empat yaitu Shopee, Grab, Gojek, Maxim. Baik roda dua dan roda empat. Karena potongan 20 persen itu sampai sekarang yang diminta pemerintah untuk turun 15 persen dari semua aplikator itu belum terlaksana. Kecuali Maxim, karena hanya 12 persen,” akunya.

Selain pemotongan, katanya, mereka juga minta kenaikan tarif, karena tarifnya tidak sesuai. Apalagi dengan harga BBM yang naik seperti ini.

Tak hanya pemotongan dan kenaikan tarif, Didik pun menyampaikan tentang asuransi keselamatan, karena sampai sekarang pengemudi ojol tidak ada yang mendapatkan.

Baca juga: Temui Ganjar, Driver Ojol Wadul Masalah Penentuan Tarif hingga Merasa Dieksploitasi Aplikator

“Kita juga mengajukan tentang asuransi, karena sampai sekarang tidak ada. Karena aturan asuransi itu berlaku, kalau kita mendapatkan orderan, kalau kita tidak mendapatkan orderan saat kita kecelakaan atau sakit dari pihak aplikator tidak akan memberikan apa-apa buat kita. Jadi tadi, kita minta supaya dari semua driver itu mendapat asuransi, baik membawa penumpang ataupun tidak,” jelasnya.

Sejauh ini, menurutnya belum ada yang terdaftar ke asuransi. Kemudian dari pihak aplikator katanya menawarkan asuransi, tetapi terlalu mahal, karena asuransi swasta yakni preminya hampir Rp 200 ribu.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,335PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler