BETANEWS.ID, MAGELANG – Sektor pariwisata saat ini sudah mulai perlahan bangkit meski belum pulih total 100 persen. Destinasi wisata di berbagai daerah termasuk salah satunya di Kabupaten Magelang, juga sudah banyak dikunjungi wisatawan.
Para pelaku wisata pun banyak yang mulai bergerak untuk menunjang ekonomi keluarga. Lokasi wisata pun bukan hanya wisata yang sudah populer, wisata-wisata buatan mulai menunjukan pesona dan banyak yang kembali beraktivitas.
Baca juga: Destinasi Wisata di Kawasan Borobudur Mulai Bergeliat Setelah ‘Mati Suri’
Sub Koordinator Industri Pariwisata di Dinas Pariwisata Magelang Arif Rahman Hakim menjelaskan, banyak lokasi wisata yang saat ini kembali hidup.
“Alhamdullilah, wisata sudah mulai tumbuh lagi. Mudah-mudahan kondisi perekonomian segera pulih, karena itu berkaitan erat. Kalau daya beli masyarakat, setelah pandemi bisa pulih lagi, otomatis nanti yang berwisata atau wisatawan lebih banyak lagi,” ujar Arif Rahman.
Dijelaskan Arif, saat ini para wisatawan terus menunjukan tren positif. Artinya para pengunjung atau wisatawan semakin hari semakin bertambah banyak.
“Kalau para wisatawan terus menunjukkan tren positif, tidak ada kontraksi atau krisis ekonomi lagi. Kita harapkan seperti itu, karena bergantung dari daya beli masyarakat untuk pertumbuhan pariwisata,” ungkapnya.
Baca juga: 7 Tahun jadi Driver VW Cabrio di Borobudur, Begini Cerita Keseruan Supriyadi Ketika Antar Wisatawan
Dengan banyaknya para wisatawan yang kembali berdatangan, menurutnya bukan hanya menjadi perhatian dari pemerintah saja, melainkan para pelaku wisata itu sendiri. Banyak lokasi wisata di Kabupaten Magelang yang dikelola oleh swasta maupun dikeloka oleh desa.
Saat ini, para pelaku usaha wisata sedang dalam proses meningkatkan kembali infrastruktur yang ada untuk menarik minat para wisatawan berdatangan. Wisata-wisata buatan seperti taman dan lain sebagainya pada saat pandemi mati suri, mulai kembali menunjukan taringnya. Dalam hal ini, katanya, pemerintah terus mensuport para pelaku wisata untuk kembali bangkit.
Editor : Kholistiono

