31 C
Kudus
Senin, Oktober 3, 2022
spot_img
spot_img
BerandaKUDUSIngin Lihat 'Wisata...

Ingin Lihat ‘Wisata Jeglongan Sewu’ di Kudus? Datanglah ke Desa Kedungsari Gebog

BETANEWS.ID, KUDUS – Jalan Kabupaten Kudus di Dukuh Punen, Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog, Kudus, tampak rusak dan terdapat banyak jeglongan. Jalan yang menghubungkan antara Desa Kedungsari dan Menawan itu sudah rusak lebih dari lima tahun.

Karena sebal dengan keadaan jalan rusak, gapura masuk Desa Kedungsari pun dipasang spanduk oleh orang tak dikenal. Spanduk itu terdapat tulisan “Selamat Datang di Wisata Jeglongan Sewu Kedungsari Punen RW 09”.

Ketua RW 9 Desa Kedungsari yakni Suhartoyo mengatakan, bahwa jalan di dukuhnya itu sudah rusak sejak lama. Menurutnya, sudah hampir 10 tahun jalan yang menghubungkan antara Desa Kedungsari dan Desa Menawan itu rusak parah. Namun, hingga sekarang belum juga diperbaiki.

Kondisi jalan rusak di Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog, Kudus. Foto: Rabu Sipan.
- Ads Banner -

Baca juga: Jalan Prawoto-Sukolilo Rusak Parah, Warga : ‘Sudah Sejak 2018 Lalu dan Tak Kunjung Diperbaiki’

“Sudah lama ini rusaknya dan parah, sudah hampir 10 tahun itu. Namun, sampai sekarang belum juga diperbaiki oleh dinas terkait. Total jalan yang rusak sekitar 1 kilometer,” ujar Suhartoyo kepada awak media saat ditemui di lokasi, Selasa (9/8/2022).

Dia mengungkapkan, bahwa jalan yang rusak tersebut merupakan jalan Kabupaten Kudus. Sehingga yang bertanggung jawab memperbaiki adalah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Informasinya sudah ada pengajuan perbaikan dan sudah disetujui. Namun, nyatanya hingga sekarang belum ada perbaikan. Yang sebelah selatan kemarin ditambal-tambal, tapi sekarang rusak lagi,” bebernya.

Terkait dengan pemasangan spanduk di gapura masuk Desa Kedungsari yang ada tulisannya “Selamat Datang di Wisata Jeglongan Sewu” Suhartoyo mengaku tak tahu siapa yang memasangnya. Menurutnya, hal itu kurang elok, tapi disebutnya itu sekadar kritik dari para warga.

“Kita ambil positif saja, mungkin itu kritikan dari warga yang memang sudah sebal jalannya rusak parah. Mungkin dengan adanya spanduk itu, keluhannya ditanggapi oleh dinas terkait. Sebab jalan rusak ini adalah satu-satunya akses paling dekat warga Dukuh Punen, Desa Kedungsari ke Menawan dan ke Kota,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu warga yakni Ulfa menyebut, jalan yang rusak ini sangat menyusahkannya dan warga lain. Sebab ia sering melintas di jalan tersebut. Selain aktivitasnya terhambat, jalan rusak itu juga sangat membahayakan saat hujan.

Baca juga: Temukan Jalan Rusak Akibat Galian C di Purbalingga, Ganjar: ‘Kalau Rusak, Masyarakat yang Dirugikan’

“Ya sering bolak-balik lewat jalan ini, karena satu-satunya akses. Saya bisa lima kali bolak-balik mengantarkan dan menjemput anak saya sekolah. Selain membahayakan, jalan rusak juga mengakibatkan motor sering rusak,” keluh Ulfa.

Ia pun berharap, jalan di desanya itu segera diperbaiki. Agar tak menghambat kegiatannya dan warga lain. Motornya jadi awet tidak gemertak. Jika jalan bagus, berkendara terasa nyaman dan tenang.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,327PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler