31 C
Kudus
Jumat, Agustus 12, 2022
spot_img
BerandaKUDUSProyek Peninggian Jalan...

Proyek Peninggian Jalan Kudus-Purwodadi Sebabkan Macet hingga 7 Kilometer

BETANEWS.ID, KUDUS – Proyek peninggian Jalan Kudus-Purwodadi tepatnya di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus sebabkan kemacetan hingga tujuh kilometer. Menurut salah satu pengatur kendaraan, Salim Hariyanto, kepadatan lalu lintas akan bertambah parah saat pagi, siang, dan sore hari.

“Sering terjadi macet di jalan ini mas, kadang sampai Desa Ngemplak yang dari arah selatan. Sedangkan yang dari arah utara itu sampai Proliman Tanjung. Untuk panjangnya, ya antara 5 sampai 7 kilometer,” bebernya, Jumat (22/7/2022).

Menurutnya, kemacetan parah itu sering terjadi saat pagi mulai pukul 5.30 WIB sampai pukul 7.30 WIB, siang hari dari pukul 12.30 WIB hingga 13.30 WIB, dan sore hari mulai pukul 15.00 WIB sampai 18.00 WIB.

- Ads Banner -

Baca juga: Pengerjaan Peninggian Jalan Raya Kudus-Purwodadi Ditarget Rampung September

“Kalau pagi hari itu saat jam berangkat anak sekolah dan pekerja, siang hari saat budalnya orang pabrik, dan sore hari saat jam pulang pekerja,” jelas warga Desa Tanjung Karang RT 5 RW 6, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tersebut.

Hal yang sama diungkapkan Agus Supriyono. Menurutnya, proses betonisasi itu hanya menyisakan satu jalur sehingga pengguna jalan harus melintas secara bergantian.

“Kebanyakan pengendara yang melintas adalah pemotor, mobil pribadi, dan truk muatan,” kata Agus.

Menurut Agus, sebenarnya ada dua jalan alternatif yang bisa dilewati khusus motor dan mobil pribadi, yaitu dengan melewati jalan kampung di Desa Jetis Kapuan, Kecamatan Jati. Jalan alternatif itu bisa tembus ke jalan lingkar dan satunya lagi bisa tembus ke arah pabrik Djarum yang berada di Kecamatan Jati.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,330PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler