31 C
Kudus
Selasa, Juni 25, 2024

Tak Cuma Sapi dan Kerbau, Dua Ekor Kambing di Kudus Juga Terindikasi Terkena PMK

BETANEWS.ID, KUDUS – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di Kudus terus meluas. Tadinya ternak yang terjangkit hanya sapi dan kerbau, kini juga menjangkiti ternak kambing.

Hal itu diungkap oleh Kabid Peternakan Dispertan Kudus Agus Setiawan. Dia mengatakan, saat ini ada dua ekor kambing di Kudus yang terindikasi terpapar PMK. Dua-duanya berada di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

Baca juga: Kasus PMK Tak Kunjung Turun, Penutupan Pasar Hewan di Kudus Diperpanjang

-Advertisement-

“Iya, saat ini ada dua ekor kambing yang terindikasi kena PMK. Dua-duanya milik warga Desa Loram Wetan,” ujar pria yang akrab disapa Agus kepada Betanews.id, Selasa (14/6/2022).

Agus mengatakan, dua ekor kambing yang terindikasi terkena PMK saat ini sedang dalam proses pengobatan, dengan cara pemberian vitamin dan antibiotik. Menuturnya, penularan PMK pada ternak kambing itu lebih sulit dideteksi dari pada ternak lainnya.

“PMK di ternak kambing itu tak langsung terdeteksi, jadi lebih berbahaya. Hal itu dikarenakan masa inkubasi virus PMK pada kambing bisa lebih lama dari ternak sapi dan kerbau,” bebernya.

Dia menerangkan, proses inkubasi virus PMK pada kambing itu butuh waktu 14 hari. Sehingga sejak awal terpapar, kambing bisa terlihat tetap sehat. Hal itu berbeda dengan sapi dan kerbau, yang hari itu terpapar di hari itu juga gejala klinis virus PMK bisa diketahui.

“Sehingga bisa cepat ditangani dan dilakukan pencegahan penularanan. Biasanya proses sembuhnya lebih cepat. Kalau kambing, meski terpapar itu tetap terlihat sehat, itu dikhawatirkan nantinya malah menulari kambing lainnya,” jelasnya.

Baca juga: Anggota DPRD Kudus Sebut Data Soal PMK yang Disampaikan Dispertan Tak Sesuai dengan Temuan di Lapangan

Dia menambahkan, untuk saat ini, sapi dan kerbau di Kudus yang terindikasi gejala klinis PMK ada 329 ekor. Jumlah tersebut tersebar di sembilan kecamatan dan 20 desa di Kudus.

“Dari total tersebut yang sembuh ada 185 ternak, yang mati ada satu ekor. Kemudian yang dipotong paksa ada 13 ekor serta yang masih proses pengobatan ada 130 ekor,” rincinya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER