31 C
Kudus
Minggu, Juni 26, 2022
spot_img
BerandaKUDUSHewan Kurban yang...

Hewan Kurban yang Masuk Kudus Harus Karantina 14 Hari Sebelum Dijual

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengeluarkan aturan karantina selama 14 hari bagi hewan yang masuk Kota Kretek sebelum dijual. kewajiban karantina itu untuk mewastikan hewan tersebut bebas dari penyakit mulut dan kaki (PMK).

Sub Koordinator Produksi dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus Sidi Pramono mengatakan, adanya aturan ini karena kebutuhan hewan di Kudus masih bergantung daerah lain.

“Dari dulu kita kurang stok hewan, disuplai dari luar. Pedagang mendatangkan ternak dari luar,” jelasnya, Senin (20/6/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Ternak Positif PMK Bisa Dijadikan Hewan Kurban, MUI Beberkan Syaratnya

Menurutnya, saat ini hewan yang sudah banyak masuk Kudus adalah kerbau. Sedangkan untuk sapi masih beberapa yang baru didatangkan dari luar kota.

“Saat ini total sapi dan kerbau sudah ratusan yang datang. Ada yang dari Jawa Barat, Pekalongan, Pemalang, Magelang, dan Jawa Timur,” papar Sidi.

Sidi melanjutkan, untuk kambing para pedang mendatangkan dari Jepara dan Grobogan. Kebanyakan kambing saat diserang PMK selama masa inkubasi 14 hari tidak menampakkan gelaja.

“Sifat kambing lain dari sapi dan kerbau. Sama-sama inkubasi 14 hari tetapi gejala pada kambing tidak tampak. Sampai kita amati 30 hari masih tidak tampak adanya gejala PMK,” tegasnya.

Sidi pun menambahkan, sampai Senin (20/6/2022) ada 2-3 ekor kambing yang diduga suspek PMK. Menurutnya, kambing yang terserang PMK hanya bisa terlihat saat mengalami pincang.

Baca juga: Meski PMK Merebak, Stok Hewan Kurban di Jateng Surplus

“Sampai saat ini kita duga kalau nggak dua, ya tiga kambing yang suspek,” tuturnya.

Seperti diketahui, penyebaran PMK Kabupaten Kudus, per Senin 20 Juni 2022 sudah merata di delapan kecamatan di Kudus dari sembilan kecamatan yang ada. Ada 26 desa yang tertular dengan jumlah 386 ekor mengalami gejala klinis, dan 209 ekor sembuh.

Kemudian, ada 14 ekor dipotong paksa, 162 ekor tengah diobati dan satu ekor mati terkena PMK. Selain itu, ada 11 ekor positif PMK di antaranya 10 ekor sembuh dan satu mati.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler