BETANEWS.ID, KUDUS – Penumpang bus yang akan balik ke perantauan khususnya tujuan Jabodetabek di Terminal Jati, Kudus membeludak. Beberapa orang terlihat mendatangi loket penjualan tiket bus. Karena banyaknya penumpang, sehingga pembelian tiket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) jurusan Jabodetabek pun harus pesan terlebih dulu.
Hal itu diungkap oleh agen penjualan tiket PO New Shantika bernama Sumari. Menurutnya, meski harga tiket arus balik naik dua kali lipat, tapi hal itu tidak berdampak pada jumlah penumpang. Menurutnya penumpang tetap membeludak.
Baca juga : Harga Tiket Bus Arus Balik dari Kudus ke Jabodetabek Naik, Ini Daftar Harganya
“Karena banyaknya penumpang, maka pembelian tiket harus booking dulu. Tidak bisa beli hari itu dan berangkat hari itu juga. Minimal booking tiket tiga hari sebelum pemberangkatan,” ujar Sumari kepada Betanews.id, Senin (9/5/2022).
Bahkan, lanjutnya, pihaknya sampai menolak penumpang, sebab terbatasnya armada. Padahal untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran, semua armada telah dikerahkan.
“Semua armada PO Shantika sudah dikerahkan. Namun, karena banyaknya penumpang, sehingga memang pembelian tiket harus booking dulu. Untung-untungan beli sekarang langsung bisa berangkat di hari itu juga,” bebernya.
Hal yang sama juga dikatakan oleh agen penjualan tiket PO Sahaalah di Terminal Jati, Kudus yakni Miftakhul Alim. Menurutnya, jumlah penumpang bus di arus balik lebaran tahun ini sangat banyak. Lonjakan penumpang terjadi sejak dua hari lalu.
“Saking banyaknya penumpang, sehingga pembelian tiket bus harus booking terlebih dulu. Minimal pesan tiket tiga hari sebelum pemberangkatan,” katanya.
Padahal, kata dia, harga tiket bus ke Jabodetabek dan Bandung saat ini mengalami kenaikan cukup signifikan. Namun, hal itu tak berdampak pada jumlah penumpang.
Baca juga : Ganjar Sebut Arus Mudik dan Balik di Jateng Lancar
“Meski harga tiket bus naik dua kali lipat, tapi penumpang tetap membeludak. Sebab mereka juga butuh untuk kembali lagi ke perantauan untuk bekerja,” bebernya.
Pesan tiket tiga hari sebelum hari pemberangkatan tidak hanya terjadi pada dua perusahaan otobus saja. Namun, berlaku untuk semua PO yang ada di Kudus. Di antaranya, PO Haryanto, Pebeje dan lainnya.
Editor : Kholistiono

