31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Rakorwil Pengusaha Nahdliyin Jateng Bahas Digitalisasi Bisnis

BETANEWS.ID, KUDUS – Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Hotel Griptha, Kudus pada Rabu (8/12/2021). Rakorwil itu membahas soal digitalisasi bisnis di era 4.0.

Rakorwil itu diikuti oleh 35 cabang HPN di Jawa Tengah. Mulai dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan lainnya.

Baca juga : Gelar Rakorwil di Kudus, Gusjigang Diharapkan Jadi Ruh Perjalanan Pengusaha Nahdliyin

-Advertisement-

Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyin Jawa Tengah, Muhammad Mahsun mengatakan, kegiatan Rakorwil ini merupakan respon dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Bali pada Maret lalu. Menurutnya, kegiatan ini untuk digitalisasi bisnis.

“Kami berencana melakukan digitalisasi bisnis market place dan e-Commerce di era 4.0. Selain itu, kami juga ingin membahas soal pengelolaan digitalisasi,” kata pria yang akrab disapa Mahsun kepada awak media, Rabu (8/12/2021).

Muhammad Mahsun menyampaikan, saat ini di Jawa Tengah terdapat sekitar 17 sampai 18 juta warga Nahdliyin. Menurutnya, sebagian masih
berbisnis secara konvensional.

“Kita ihtiar untuk membangun digitalisasi dan berupaya mengembangkan beberapa aplikasi bisnis. Sebagian saat ini masih konvensional. Harapannya kami ingin mewujudkan digitalisasi e-Commerce dan market place,” imbuhnya.

Baca juga : Jaring Pengusaha Muda, HIPMI Kudus Lebarkan Sayap di UMK dan IAIN Kudus

Lebih lanjut, Mahsun menyampaikan, saat ini anggota cabang HPN di Jawa Tengah memiliki berbagai macam usaha. Seperti usaha di pasar, properti, pertambangan, tekstil, dan jasa.

“Kalau terjadi kemandirian, kan teman-teman ini bisa berkembang usahanya,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER