31 C
Kudus
Kamis, Juni 30, 2022
spot_img
BerandaBISNISNyaris Bangkrut, Usaha...

Nyaris Bangkrut, Usaha Disabilitas Kudus Ini Selamat Berkat Tas Gunung dan Tas Pancing

BETANEWS.ID, KUDUS – Pada masa pandemi banyak sektor usaha yang terimbas, bahkan ada yang sampai gulung tikar. Satu di antara usaha yang terimbas adalah sektor produksi tas sekolah. Hal itul;ah yang dirasakan Ahmad Saad (42), disabilitas Kudus yang menggantungkan hidupnya dari produksi tas.

Pemilik Azzam Sport itu mengatakan, selama tiga bulan awal pandemi, ia mengaku tidak ada orderan sama sekali, karena sekolah libur.

“Jujur, kalau uang untuk sekadar makan sehari-hari kami masih mampu, sebab ada tabungan. Namun saya kasihan sama karyawan. Kalau lama menganggur bagaimana nanti nasib mereka,” ujar Saad, Jumat (24/12/2021).

- Ads Banner -

Baca juga: Keren! Produk-Produk Kreasi Difabel Semarang Tembus Pasar Luar Negeri

Dalam masa-masa itu, ia memutar otak agar empat karyawannya tetap bisa kerja. Ia pun mencari tahu tas jenis tas yang laku di masa pandemi, dan akhirnya ketemu lah  tas pancing dan tas gunung.

Benar saja. Setelah memproduksi dua tas itu, orderan mulai berdatangan. Para resellernya pun mulai banyak yang memesan, sehingga karyawannya pun bisa kerja lagi. 

“Setiap bulan setidaknya masih ada produksi tas 15 sampai 20 lusin. Lumayan, tetap disyukuri,” ungkap Warga RT 02 RW 01, Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kudus itu.

Selain memproduksi tas gunung dan tas pancing, Saad juga memproduksi tas tangan, tas pinggang, dan lainnya. Namun, ia mengakui hingga saat ini belum memproduksi tas sekolah lagi.

Baca juga: Syuaib, Sosok Difabel Asal Kudus yang Andal Servis dan Rakit Laptop Bekas

“Tas sekolah belum produksi, karena belum ada permintaan dari para reseller. Saat ini malah pesanan untuk tas gunung yang semakin meningkat,” ujarnya.

Dia pun berharap, dengan kualitas yang lebih kuat dan jahitannya rapi, tas yang diproduksinya makin diminati. Ia pun berharap pandemi segera berakhir, sehingga  keadaan bisa normal lagi.

“Harapannya pandemi Covid-19 segera berakhir dan tidak ada pandemi lagi. Sehingga saya bisa menjalankan usaha seperti dulu lagi,” harap Saad mengakhiri.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler