BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus Hartopo menghadiri panen raya kacang hijau di Desa Larikrejo, Kecamatan Undaan, Kudus, Rabu (15/9/2021). Lahan yang panen saat itu seluas 200 hektare dari total 2.800 hektare.
“Dengan harga saat ini Rp 17 ribu per kilogram, ini menjadi berkah tersendiri bagi petani. Semoga bisa menjadi role model pertanian bagi daerah lain,” harap Bupati.
Baca juga : Harga Kacang Hijau Rp 12 Ribu Per Kilo, Petani Sebut Masih Untung Meski Hasil Panen Turun
Bupati menegaskan, bahwa pemkab melalui Dinas Pertanian dan Pangan akan memfasilitasi kebutuhan petani. Sebagaimana yang sudah dipanen saat ini merupakan benih bantuan dari pemerintah.
“Rasio keuntungan juga cukup besar. Yaitu satu banding 3,57,” jelas bupati.
Acara hari itu juga dihadiri dari Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian dan Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Gapoktan yang hadir pun berkesempatan berdialog untuk mengoptimalkan hasil taninya.
Salah satunya yaitu usulan mengenai irigasi permanen. Gapoktan berharap, pemkab bisa memenuhi harapan mereka. Agar ada semacam ‘garansi’ bagi tanamannya.
Baca juga : Cepat dan Hemat, Petani di Berugenjang Gunakan Mesin Modern untuk Panen Kacang Hijau
“Kita semua tahu kondisi ini ada di tengah pandemi. Semoga tahun depan bisa kita wujudkan harapan ini,” kata bupati menambahkan.
Bahkan di akhir acara, bupati memberikan kesempatan bagi para petani untuk melakukan studi banding ke daerah lain yang sudah lebih dulu berhasil.
Editor : Kholistiono

