31 C
Kudus
Rabu, September 22, 2021
spot_img
BerandaUMKMBeli Semangka di...

Beli Semangka di Sini Ada Garansi Uang Kembali 100 Persen

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan semangka tampak disusun berjajar di sebuah lapak pinggir jalan di Gang 11 Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Di sana, seorang pria terlihat sedang melayani pembeli yang datang. Pria tersebut adalah Wiendha Kurnia Pranata, penjual semangka dan melon yang siap memberikan garansi 100 persen jika semangka yang dibeli ada yang busuk atau masih mentah.

Seusai melayani pembeli, Wiendha begitu ia kerap disapa bersedia berbagi informasi tentang bisnis semangka yang ditekuninya sejak 2019 tersebut. Menurutnya, sejak awal buka usaha, ia mencoba untuk memberikan kepercayaan penuh kepada pembeli, dengan mengedepankan kualitas barang. Jika ada barangnya yang tidak sesuai, dia berani untuk ganti rugi 100 persen.

Baca juga : Nekat Jual Motor untuk Modal, Lastri Kini Sukses Jual Semangka yang Laku 3,5 Ton Sehari

- Ads Banner -

“Ya supaya pembeli tidak merasa dirugikan. Soalnya, kita juga tidak tahu dalamnya seperti apa. Kasihan aja kalau sudah beli semangka harga mahal, tapi dalamnya tidak sesuai. Makanya, kalau memang barangnya tidak sesuai, ya pembeli bisa ke sini lagi untuk minta ganti semangka baru atau ganti uang,” bebernya kepada betanews.id, Senin (30/8/2021).

Dia mengungkapkan, ia menjual semangka dengan harga grosir maupun ecer. Menurutnya, untuk harga, saat ini berkisar Rp 5 ribu per kilogramnya untuk great A dan great B Rp 4 ribu per kilogram. Sedangkan untuk great C harga per kilogramnya Rp 2,5 ribu.

“Untuk semangka Inul, yang great A ukurannya biasanya sekitar dua kilogram ke atas, great B satu sampai dua kilogram, dan geat C di bawah satu kilogram,” kata warga Desa Dersalam RT 6 RW 1, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus itu.

Baca juga : Ini Tips Memilih Semangka yang Matang Agar Tak Menyesal Saat Sampai Rumah

Selain buka lapak pinggir jalan, lanjutnya, untuk mendapatkan semangka, biasanya ia langsung dari petani. Menurutnya, saat ini ia mengambil semangka tersebut dari Jawa Timur, karena untuk saat ini yang banyak di sana.

Setiap sepekan, ia bisa sampai 2 ton mengambil semangka dari petani. Kemudian, setiap harinya bisa terjual hingga 2 samai 3 kwintal. Jika ditambah dengan pembelian secara grosir bisa sampai 5 kwintal setiap harinya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 7 - Sejarah Kereta Api Pertama di Indonesia dan Reaktivasi Jalur Semarang-Lasem

Tinggalkan Balasan

30,414FansSuka
14,922PengikutMengikuti
4,321PengikutMengikuti
52,135PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler