BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung penuh langkah Polda Jateng membantu penanganan anak yatim piatu melalui program Aku Sedulurmu. Menurutnya, program itu sudah sejalan dengan langkah penanganan pasca-pandemi yang disiapkan Pemprov Jateng.
Saat peluncuran program Aku Sedulurmu, Polda Jateng membantu 333 anak yatim piatu yang ditinggal meninggal orang tuanya selama pandemi. Penyerahan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo, istri dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jateng, dan Kapolda Jateng.

“Saat saya dihubungi Pak Kapolda, saya senang sekali karena ini sejalan dengan program kami. Kebetulan kami memang mendata dampak akibat pandemi. Ada berapa banyak pelaku UKM terdampak, PKL, industri hingga data ada berapa anak yatim yang orangtuanya meninggal karena Covid-19,” kata Ganjar saat peluncuran program Aku Sedulurmu di Hotel Patrajasa Semarang, Senin (16/8/2021).
Baca juga: 333 Anak di Jateng Jadi Yatim Setelah Orangtua Meninggal Terpapar Covid-19
Saat pendataan itu, Kapolda telah membuat program anak asuh bagi mereka yang ditinggal meninggal orang tuanya. Menurutnya, program itu sangat bagus dan harapannya bisa ditiru oleh pihak lain.
“Kami juga sudah punya beberapa program, misalnya ASN jadi orang tua asuh, kemudian program bantuan melalui APBD dan ketiga dari Baznas. Hari ini sudah jalan di Baznas, ada lima yatim piatu yang mendapat bantuan. Ini akan terus kita dorong agar dipraktikkan sebagai bentuk kongkret kepedulian,” jelasnya.
Baca juga: 3.433 Anak di Jateng yang Orangtuanya Meninggal Terpapar Covid-19 Terima Bantuan dari Ganjar
Ganjar menerangkan, dari data yang sudah masuk, total ada 7.756 anak yatim di Jateng selama pandemi. Jumlah itu kemungkinan bisa bertambah, karena pendataan terus dilakukan.
“Yang sudah masuk ada 7.756, mereka ada yang yatim, piatu dan yatim piatu. Data kami lengkap, by name by address. Hari ini Polda Jateng sudah menginisiasi, kami tentu senang sekali. Harapan kami program-program seperti ini akan terus kita gerakkan di Jateng ini, termasuk bantuan untuk masyarakat umum, UKM, PKL, industri dan lain sebagainya yang terdampak pandemi,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

