Penyandang Disabilitas di Kudus Mulai Disuntik Vaksin Sinopharm

BETANEWS.ID, KUDUS – Penyandang disabilitas di Kabupaten Kudus mulai disuntik vaksin jenis Sinopharm. Vaksinasi dilakukan di dua tempat, yakni di Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Muria Jaya Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae dan RSIA Miriam Kudus, pada Kamis (12/8/2021).

“Ada 105 penyandang disabilitas yang divaksin hari ini. 65 orang di Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Muria Jaya dan 40 orang di RSIA Miriam,” ujar Kasi Surveilens dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Aniq Fuad.

Penyandang disabilitas mental sedang menunggu divaksin. Foto: Nila Rustiyani.

Baca juga : Vaksin Jenis Sinopharm di Kudus Hanya Diperuntukan Bagi Penyandang Disabilitas

-Advertisement-

Ia menyebut, untuk vaksin Sinopharm, Kabupaten Kudus telah mendapatkan dropping sebanyak 540 dosis vaksin. Jumlah tersebut, nantinya bisa digunakan untuk menyuntik kepada 270 sasaran. Baik untuk dosis pertama maupun dosis kedua.

Sebelumnya, dari data yang diterima, jumlah penyandang disabilitas yang terdaftar di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas Sosial P3AP2KB) Kudus ada 273 orang. Berdasarkan data tersebut, kekurangan vaksin Sinopharm hanya tinggal sedikit saja.

Meski begitu, Aniq masih berusaha untuk meminta tambahan dropping vaksin. Dikhawatirkan, masih ada penyandang disabilitas yang belum terdaftar.

“Difabel yang tidak terdata kan juga ada. Pengertiannya, orang yang kecelakaan, lalu pakai tongkat (tidak bisa jalan), itu juga difabel. Tapi belum didata juga ada,” jelasnya.

Untuk selanjutnya, penyuntikkan vaksin Sinopharm bagi disabilitas akan terus dilakukan. Rencananya, Jumat (13/8/2021) besok, Puskesmas Dersalam akan memvaksin 35 disabilitas, dan dilanjutkan puskesmas-puskesmas lainnya.

Sementara itu, Kepala Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra Pendowo Kudus Sundarwati mengatakan, vaksinasi di Rumpel Muria Jaya bisa selesai dalam satu hari.

Baca juga : Kudus Terima 20.300 Dosis Vaksin, Mulai Astrazeneca, Sinopharm Hingga Moderna

Usai vaksinasi, pihaknya meminta kepada semua petugas Rumpel untuk memonitoring para pasien selama 24 jam. Kemudian, memberikan nutrisi untuk memperkuat imun.

“Mereka ini termasuk kelompok rentan. Orang dengan gangguan jiwa ini termasuk dalam kelompok rentan. Berbeda dengan masyarakat umum lainnya, mereka nanti akan kami monitoring selama 24 jam. Kemudian, nanti juga kita support dengan tambahan nutrisi untuk memperkuat imun,” terangnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER