31 C
Kudus
Minggu, Januari 23, 2022
spot_img
BerandaSEMARANGOJK Sebut Masih...

OJK Sebut Masih Ada Warga Jateng yang Percaya Pinjol Ilegal

BETANEWS.ID, SEMARANG – Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Jateng dan DIY menyebut bahwa warga Jawa Tengah masih ada yang mempercayai pinjaman online (Pinjol) ilegal.

Kepala OJK Jateng-DIY Aman Santosa mengatakan, pinjol ilegal selama ini telah merayu masyarakat secara masif. Karena itu, beberapa warga Jateng juga masuk terperangkap dalam jebakan.

“Ada juga masyarakat yang justru memanfaatkan pinjol ilegal ini pula,” jelasnya, Sabtu (14/8/2021).

- Ads Banner -

Baca juga: Dinilai Berhasil Bikin Warga Melek Keuangan, Jateng Terima Tiga Penghargaan dari OJK

Ajakan untuk mengikuti investasi ilegal dan pinjol ilegal semakin variatif jenis, bentuk, dan sasarannya. Menurutnya, pelaku investasi ilegal memanfaatkan tingkat literasi keuangan masyarakat yang masih kurang.

“Jenis dan caranya semakin bermacam-macam,” ujarnya.

Aman menyebut, terdapat kelompok masyarakat yang justru memanfaatkan pinjol ilegal karena pengajuan kepada pinjol resmi ditolak. Bahkan, sebagian masyarakat menyebut jika pinjol ilegal dinilai lebih baik dibanding rentenir.

Baca juga: Sidak Mal Ciputra, Ganjar Sebut Geliat Ekonomi Mulai Berjalan

“Sebagian masyarakat berpendapat jika pinjol ilegal masih lebih baik dibanding dengan peminjam informal atau katakanlah rentenir,” ucapnya.

Meski demikian, dia meminta agar masyarakat lebih teliti ketika menggunakan pinjol ilegal.  Pihaknya juga akan meningkatkan edukasi kepada masyarakat untuk mengantisipasi adanya pinjol ilegal.

“Sebelum melakukan transaksi, masyarakat harus memastikan pinjol tersebut logis dan legal,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 12 - Banjir Abadi di Wilayah Bekas Selat Muria (Kudus dan Pati)

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,340PengikutMengikuti
75,048PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler