31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Keluarga Bantah Kabar Pungli Pemakaman Covid-19 Senilai Belasan Juta di Semarang

BETANEWS.ID, SEMARANG – Masyarakat Kota Semarang beberapa hari terakhir diresahkan dengan beredarnya kabar pungli biaya pemakaman korban Covid-19 hingga belasan jutaan rupiah.  Setidaknya ada tiga lokasi yang menjadi temuan terjadinya kasus pungli pemulasaran itu, yaitu di wilayah Jangli, Jomblang, dan Bendan Ngisor. 

Namun, kabar tersebut justru mendapat bantahan dari pihak keluarga yang dimaksudkan dalam kabar tersebut. Seperti misalnya di Bendan Ngisor, keluarga yang dimaksud terkena pungli dalam kabar yang beredar tersebut justru tegas membantah. 

Perwakilan keluarga, Didi Kristiyono bahkan menyatakan tidak pernah dikonfirmasi oleh pihak manapun terkait kebenaran kabar tersebut. Dirinya pun menyesalkan adanya berita tersebut yang kemudian menimbulkan keresahan masyarakat di Kota Semarang.

-Advertisement-

Baca juga: Pemkot Semarang Buka Semua Ruas Jalan yang Disekat

“Dengan ini saya menyatakan tidak pernah melakukan wawancara dengan pihak manapun, termasuk dengan salah satu surat kabar yang memuat berita pada tanggal 3 Agustus 2021 tentang pungli biaya pemakaman jenazah pasien corona di Semarang,” sebutnya dalam keterangan tertulis, Jumat (6/8/2021). 

Sementara itu, Lurah Bendan Ngisor, Koyin yang turut membantu proses pemulasaran korban Covid-19 tersebut, mengaku baru mengetahui adanya permasalahan tersebut dari berita yang dimuat. 

“Saya belum mengetahui soal berita tersebut,” katanya.

Baca juga: Petugas Pemakaman TPU Jatisari Cuma 3 Orang, Terpaksa Tak Pernah Libur Saat Pandemi

Dirinya bahkan mengungkapkan, hingga saat ini tidak ada keluhan dari pihak keluarga terkait proses pemulasaran yang telah dilakukan.

“Kronologinya, almarhumah, Bu Nunuk meninggal jam sebelas malam, lalu saya meminta bantuan babinsa, babinkamtibmas, serta Pak RW 1, dan intinya siap. Lalu dari pihak keluarga berterima kasih karena Babinsa dan Babinkamtibmas juga menunggui sampai pemakaman jam setengah lima pagi,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER