BETANEWS.ID, KUDUS – Demi menekan mobilitas masyarakat Kudus saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, lampu penerangan di beberapa titik jalan protokol mulai dipadamkan. Dengan kebijakan tersebut, Kepala Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Mas’ud pun mulai resah. Pihaknya takut jika ada pemadaman listrik di jalan, bisa meningkatkan angka kriminalitas. Terutama di jalan Lingkar Barat di Kaliwungu.
“Untuk masalah PPKM Darurat itu saya sangat setuju karena itu memang anjuran dari pemerintah kabupaten. Yang saya sayangkan itu cuma pemadaman listrik. Takut banyak kejahatan semakin meningkat,” kata Mas’ud, Kamis (8/7/2021).
Kekhawatiran yang dirasakan oleh Mas’ud bukan tidak berdasar. Pada hari Sabtu (3/7/2021) lalu pihaknya sempat menjumpai ada orang yang membawa senjata tajam panjang mondar-mandir di lampu merah Terminal Jetak, Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu sekitar pukul 02.30 WIB.
“Jadi saya lapor ke polisi dan mohon untuk segera ditindaklanjuti. Karena ini rawan sekali,” lanjutnya.
Baca juga: Fakta Dibalik Viralnya Ambulans Kosong Ugal-ugalan yang Kecelakaan di Kudus
Menurutnya, beberapa warga Kudus sudah jadi korban pembacokan ini. Makanya, Mas’ud secara pribadi kurang setuju dengan adanya pemadaman listrik selama PPKM Darurat. Meskipun pemadaman lampu baru dimulai tadi malam, ia khawatir membahayakan para warganya. Terkhusus bagi karyawan pabrik yang bekerja dengan sistem shift.
“Harapan saya, ya lampunya tetap dihidupkan. Apalagi nanti banyak karyawan-karyawan pabrik yang juga shift-shiftan, jadi bahaya di situ,” tandasnya.
Seperti yang diketahui, beberapa titik lokasi yang dilakukan pemadaman listrik yakni di seputaran jalan protokol dari Gerbang Kudus Kota Kretek menuju arah kota. Kemudian dari arah Ngembalrejo menuju kota, lalu sepanjang jalan dari arah Mijen Kaliwungu menuju arah Kota juga ikut dipadamkan. Terakhir di sepanjang jalan dari arah Perempatan Panjang ke arah kota, semua ikut dipadamkan.
Baca juga: Kios di Taman Bojana Banyak yang Disewakan Lagi, Harganya Melonjak Tiga Kali Lipat
Sementara itu, atas laporan tentang adanya tindak kriminalitas di wilayah Kecamatan Jati, Kapolsek Jati, AKP Bambang Sutaryo mengatakan bahwa selama ini Kecamatan Jati masih aman. Tidaka ada tindak kriminalitas yang ditemukan.
Pihaknya juga akan terus melakukan pengawasan selama PPKM Darurat. Tanpa mengenal waktu, pihaknya akan berkeliling bersama jajarannya melakukan pemantauan di semua titik. Meskipun lampu jalan dimatikan.
“Karena pemantauan tidak mengenal waktu. Meskipun lampus jalan dimatikan, intensitas patroli akan tetap ditingkatkan,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

