Warga yang Isolasi Mandiri Menolak ke Donohudan akan Diberi Peringatan

BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah warga yang positif Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri di rumah, telah dipindah ke tempat isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, mulai Minggu (6/6/2021) malam. Bagi warga yang menolak dipindah, akan diberi peringatan.

Hal tersebut dinyatakan Kapolres Kudus AKPB Aditya Surya Dharma saat memantau proses pemberangkatan warga dari Kudus ke Boyolali, kemarin. Menurutnya, hal tersebut sesuai arahan dari Kapolri dalam kunjungannya ke Kudus di hari yang sama.

Baca juga: Dampingi Panglima dan Kapolri ke Kudus, Ganjar: ‘Tolong, Siaga 24 Jam’

-Advertisement-

“Jika ada yang menolak, kami akan memberi pengertian, fasilitas di sana (Asrama Haji Donohudan) jauh lebih lengkap dan memadahi dibanding tempat isolasi di Kudus,” tutur Aditya.

Dia menyebutkan, proses pemindahan warga dilakukan Tim PPKM Mikro akan dibantu BKO TNI dan Brimob untuk penjemputannya. Pada Minggu malam diberangkatan 69 orang dengan menggunakan 5 KBM bus ke Asrama Haji Donohudan.

Di tempat isolasi terpusat, kata Aditya, tersedia Dokter, perawat, keamanan serta makan dan minumannya juga dijamin, termasuk asupan vitaminnya. Dia berharap warga yang melaksanakan isolasi bisa pulih lebih cepat.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto turun langsung dalam penanganan lonjakan virus Covid-19 di Kabupaten Kudus. Dalam penanganan lonjakan virus Covid-19 di Kudus, menurut Kapolri, setidaknya sudah disiapkan beberapa manajemen kontinjesi untuk menekan dan mencegah penyebaran virus Covid-19 di wilayah Kudus.

Baca juga: 70 Orang dari Kudus Sudah Diisolasi Terpusat di Donohudan

Salah satu manajemen kontinjensi adalah dengan menguatkan test Swab RT-PCR dan edukasi 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) serta 3T (testing, tracing dan treatment). Masyarakat yang hasil Swab Antigennya reaktif maka akan langsung dilakukan test RT-PCR.

Selain itu, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, masyarakat yang positif virus Covid-19 melalui RT-PCR yang melakukan isolasi mandiri di rumah bakal langsung dipindahkan ke tempat rujukan yang telah disiapkan.

“Evakuasi yang saat ini melaksanakan isolasi mandiri di rumah digeser ke Asrama Haji Donohudan sebagai rujukan isolasi mandiri pusat di Jateng. Di sana sudah dilengkapi tenaga kesehatan dan penjagaan ketat dari TNI-Polri dengan alokasi 800 tempat tidur,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Aditya yang turun langsung memantau dilokasi pemberangkatan warga positif virus Covid-19 ke Asrama Haji Donohudan, Minggu (6/6) malam. Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sesuai arahan Kapolri dalam manajemen kontinjesi untuk menekan dan mencegah penyebaran virus Covid-19 di wilayah Kudus.

Editor: Suwoko


Saksikan Video Lipsus 5 – Perjuangan Tim Cekathil di Tengah Melonjaknya Kasus Covid-19 di Kudus

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER