Disdag Larang Ada Pelayan Seksi di Balai Jagong Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus mengumpulkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) Balai Jagong, pada Selasa (11/5/2021). Hal tersebut sebagai langkah pembinaan terhadap PKL yang diharapkan bisa berjualan dengan lebih baik lagi.

Sebab, menurut Kepala Disdag Kudus Sudiharti, pihaknya mendapatkan laporan terkait adanya transaksi terselubung mengenai pelayan seksi yang ada di Balai Jagong.

Dinas Perdagangan Kudus mengumpulkan ratusan PKL Balai Jagong. Foto: Nila Rustiyani

Baca juga : PKL Balai Jagong Dibagi Dua Shift, Mandi Bola Tidak Boleh Beroperasi

-Advertisement-

“Jangan sampai ada yang berjualan dengan mempekerjakan pelayan seksi. Kami dapat laporan bahwa ada di situ ada pelayan yang dapat dibawa seseorang,” kata perempuan yang akrab disapa Etik tersebut.

Dari pantauan yang dilakukan Etik bersama dengan timnya, katanya, ada 10 pedagang yang diketahui mempekerjakan pelayan seksi demi menarik minat pelanggan. Padahal barang yang dijual hanya makanan-makanan angkringan pada umumnya. Dan tanpa pelayan pun, dagangan PKL bisa terhandle dengan baik.

Sejak awal, para PKL tersebut katanya sudah diimbau Disdag untuk tidak menggunakan jasa pelayan seksi. Namun, banyak yang dari mereka tetap nekat berjualan dengan mempekerjakan pelayan wanita dengan pakaian seksi. Dari apa yang disampaikan Etik, para pedagang berdalih bahwa mereka ada yang melindungi. Yang membuat mereka semena-mena melakukan apa yang mereka inginkan.

“Kalau yang mereka sebut ada oknum yang membikengi mereka. Entah itu benar atau tidak, kami kurang tau. Tapi kalau kami ke sana, mereka (pedagang yang mempekerjakan pelayan berpakaian seksi) tidak ada,” terangnya.

Baca juga : Balai Jagong Buka Kembali Pekan Depan, Tapi Hanya 150 PKL yang Boleh Jualan

Atas hal ini, jika masih ada yang nekat mempekerjakan pelayan berpakaian seksi, Disdag tak segan-segan mengangkut dagangan para PKL ke atas truk. Yang kemudian menutup tempat jualan mereka dan mencoret nama mereka sebagai PKL yang punya hak menempati Balai Jagong.

“Mulai nanti malam kami akan cek ke lokasi. Kalau masih ada yang nekat, sanksinya kita akan angkut dagangan mereka. Pokoknya kami akan coret, tidak boleh berjualan di Balai Jagong dan sekitarnya, ” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER