BETANEWS.ID, SEMARANG – Beberapa peserta aksi solidaritas untuk Palestina di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah merobek bendera negara Israel sebagai bentuk kritik kepada militer Israel yang melakukan kekerasan kepada warga Palestina ketika sedang beribadah.
Perwakilan peserta aksi, juga melakukan aksi teatrikal pembubaran orang yang sedang salat. Ribuan peserta aksi itu menginginkan agar Israel berhenti melakukan kekerasan terhadap warga Palestina.
Baca juga : Ribuan Warga di Semarang Turun ke Jalan Bela Palestina
Koordinator Aksi, Taufiqurrahman mengatakan, ribuan warga yang terlibat dalam aksi tersebut menginginkan agar Palestina segera merdeka dan menuntut agat Israel berhenti melakukan kekerasan kepada warga Palestina.
“Kita berharap agar Palestina bisa segera merdeka,” jelasnya saat ditemui di lokasi aksi, Jumat (21/5/2021).
Menurutnya, konflik Israel dengan Palestina merupakan konflik dunia internasional yang paling lama berlangsung lebih dari setengah abad yang melbiatkan negara-negara di dunia.
“Peperangan yang berlangsung telah menelan banyak korban dan menimbulkan banyak korban bagi rakyat Palestina,” ujarnya.
Untuk itu, dia mewakili peserta aksi mengutuk apa yang telah dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina yang telah dilakukan sejak 20 Mei 2021 saat Ramadan lalu.
Baca juga :Â Ratusan Buruh di Semarang Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina
“Aksi ini adalah aksi solidaritas, di mana kita mengukutuk aksi yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina,” katanya.
Menurutnya, gencatan senjata antara Israel dan juga Hamas perlu disikapi dan kawal secara bersama untuk kemerdekaan Palestina dalam waktu yang dekat. Untuk itu, dia mengajak warga muslim yang ada di Jateng untuk bersatu.
Editor : Kholistiono

