BETANEWS.ID, SEMARANG – Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam menyebut ratusan warga Kota Semarang diketahui positif Covid-19 setelah mendapatkan vaksin dosis satu dan vaksin dosis dua.
Berdasarkan data yang dia temukan, sebanyak 267 kasus terkonfirmasi setelah mendapatkan vaksin dosis satu dan 144 yang ditemukan pada penerima vaksin dosis dua.
“Nah ini mohon dimengerti juga oleh seluruh masyarakat bahwa bukan berarti setelah vaksin jadi kebal virus,” jelas Hakam melalui keterangan resminya, Sabtu (24/4/2021).
Baca juga: 23 Ribu Lansia Calon Jemaah Haji Jateng Jalani Vaksinasi
Menurutnya, sekalipun punya kekebalan tapi tetap bisa terpapar jika prokesnya tidak dijalankan. Dia menegaskan, vaksin hanya melindungi dari gejala berat jika virus masuk dalam tubuh.
“Jadi mohon kepada masyarakat untuk tidak euphoria menerima vaksin kemudian prokesnya ditinggal. Harus tetap wajib 5M ditambah dengan vaksin, insyallah proteksinya dobel dan kita terhindar dari Covid-19,” harapnya.
Dia menambahkan, di Semarang terjadi kenaikan angka kasus baru pada dua minggu terakhir ini. Dari data grafik Dinkes Semaang menunjukan rata-rata mingguan pada minggu ke 14 naik 50 menjadi 54 kasus barunya.
“Ini dirata-rata per minggunya lho ya, kalo harian tetep fluktuatif. Karena itu juga, grafik BOR di rumdin dan RS juga mulai naik lagi ini,” ucapnya.
Baca juga: Jateng Sediakan Layanan Vaksinasi pada Malam Hari saat Ramadan
Selain itu, dari grafik prokes juga bisa dilihat ada penurunan persentase prokes pada penilaian jaga jaraknya. Menurutnya, kondisinya mobilitas masyarakat mulai meningkat.
“Mobilitas masyarakat mulai meningkat apalagi di wilayah-wilayah tengah kota,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

