BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 53 UMKM mengikuti Pasar Muria Indah (Sarindah) yang terletak di lapangan olahraga RT 11/07 Kompleks Muria Indah, Minggu (14/3/2021). Ini merupakan salah satu cara membangkitkan geliat ekonomi warga Kabupaten Kudus di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.
Dalam sambutanya, Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengapresiasi atas tercetusnya ide dan gagasan untuk membangkitkan kembali geliat ekonomi di tengah pandemi tersebut.

“Saya berbangga sekali dengan kembali digagasnya Pasar Muria Indah (Sarindah) ini. Karena dalam Pasar Muria Indah ini dijajakan berbagai macam produk UMKM asli dari warga yang tinggal di kompleks Muria Indah ini,” terangnya.
Baca juga: Hartopo Minta IBI Bisa Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat
Hartopo juga berharap dengan kembalinya digelar Sarindah ini akan kembali memupuk semangat warga Muria Indah untuk tetap semangat berinovasi dan berkreasi menciptakan produk UMKM.
“Harapannya, ini dapat memupuk semangat untuk berkreasi dan berinovasi menciptakan produk UMKM warga Muria Indah, sambil kita analisis perkembanganya. Jika memungkinkan kegiatan seperti ini dapat digelar secara reguler dan berkala,” jelasnya.
Selain itu, Hartopo juga menekankan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan ini harus selalu menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat.
“Untuk seluruh warga yang hadir, baik penjual maupun pengunjung Sarindah diimbau untuk selalu memperhatikan dan menetapkan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat, hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kudus,” imbaunya.
Baca juga: Bulan Ini, PKL Akan Tempati Kawasan City Walk
Terakhir, Hartopo berharap agar kedepannya UMKM seluruh RT di Muria Indah dapat terus ditingkatkan untuk mewujudkan kerja sama serta terjalin keakraban antar warga.
“Diharapkan produk UMKM warga ini terus maju dan berkembang sehingga dapat terjalin kerjasama serta terjalin keakraban antar warga untuk mewujudkan UMKM yang lebih maju,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua RW 07 sekaligus panitia acara, Gatot Subiantoro mengatakan, kegiatan ini diinisiasi oleh Karang Taruna Desa Gondang Manis dengan harapan dapat membangkitkan kembali perekonomian yang lama vakum akibat pandemi Covid-19.
“Semoga dengan dibukanya kembali Sarindah yang telah lama vakum akibat pandemi, dapat memberikan semangat baru kepada warga Muria indah untuk berinovasi dan mengembangkan produknya agar lebih dikenal masyarakat,” harapnya.
Mengingat cukup banyak pelaku UMKM di Muria indah, diharapkan ada campur tangan dari Pemkab Kudus dalam mendukung kemajuan pelaku usaha.
“Ada sekitar 53 peserta UMKM yang mengikuti dan mengenalkan produknya di Sarinah ini. Diharap kedepannya Pemkab Kudus dapat memberikan perhatian dengan cara memberikan pelatihan dan stimulus agar UMKM Muria indah dapat bangkit dan berkembang,” tandasnya.
Kedepannya, melalui Disnaker Perinkop dan UKM, Pemkab Kudus akan memberikan kesempatan bagi 5 pelaku UMKM Muria Indah yang dinilai produktif dan inovatif untuk diberikan tempat menjajakan produknya dilingkungan Citywalk Jl Sunan Kudus sesuai instruksi Plt Bupati Kudus HM Hartopo.
Editor: Ahmad Muhlisin

