BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek saluran di sekitar kantornya, Rabu (24/2/2020) pagi. Ganjar menyebut kantor gubernur terkena banjir sehari sebelumnya akibat banyak sampah yang menumpuk di saluran.
“Tadi saya cek saluran yang ada di bawah banyak sampah luar biasa. Tadi malam sudah dibersihkan, dan hari ini terus dilanjut,” ujar Ganjar.
Ganjar mengatakan sudah meminta dinas terkait untuk terus memantau saluran yang menyebabkan kawasan kantor gubernur terkena banjir. Selain banyaknya sampah, Ganjar juga mendapat laporan adanya limpahan air dari belakang Masjid At-Tagwa tak jauh dari kantornya.
“Saya mendapat laporan, ada limpahan (air) di belakang masjid itu karena temboknya ambruk dan roboh. Ternyata di sana airnya banyak, jadi kemungkinan itu penyebabnya,” katanya.
Baca juga: Ganjar Cek Banjir Jembatan Tol Kaligawe, Ternyata Hanya Ada Pompa Kecil
Air yang menjebol tembok belakang masjid At-Taqwa disebut berasal dari saluran air yang terletak di belakang bank BRI. Air mengalir sangat deras hingga menjebol tembok sepanjang 1,5 meter.
Sebelumnya, Ganjar melakukan pantauan di sejumlah titik rumah pompa di Kota Semarang. Dia berangkat pukul 06.30 menggunakan sepedanya. Awalnya, Ganjar memilih rute Puri Anjarmoro. Di sana, dia melihat sejumlah ruko yang tampak masih tergenang banjir.

Setelah itu Ganjar menuju ke arah Semarang Indah. Dia kemudian berhenti di rumah pompa Madukoro. Ganjar sempat berbincang dengan petugas rumah pompa. “Ini nyala semua pak? dari jam berapa?” tanya Ganjar pada petugas.
“Sejak hujan kemarin pukul 16.00 pak langsung dinyalakan tiga pompa,” jawab petugas tersebut.
Baca juga: Jadi Perhatian Khusus, Ganjar Minta Jalan di Pantura yang Rusak Akibat Banjir Segera Diperbaiki
Ganjar sempat melihat tiga pompa menyala dengan keluaran debet air yang cukup deras mengalir ke aliran sungai Banjir Kanal Barat. Dari situ, dia kembali melanjutkan pengecekan ke rumah pompa jembatan Mberok, Kota Lama.
Di sana Ganjar melihat dua orang petugas. Satu di antaranya, tampak sibuk mengamati bagian masukan pompa untuk melihat sampah yang menyumbat.
Dia kemudian mengecek rumah pompa Kota Lama, yang sebelumnya 6 pompa tidak difungsikan seluruhnya. Ganjar berpesan pada penjaga rumah pompa agar selalu mengawasi dan memastikan pompa terus menyala apalagi di Kota Lama masih tergenang banjir.
Baca juga: Kunjungi Pati, Ganjar Cek Perbaikan Jalur Pantura yang Rusak Parah
“Iki sampahe akeh yo mas,” ucap Ganjar saat melihat ke dalam rumah pompa Kota Lama Semarang dan terdapat tumpukan sampah.
“Iya pak ini penampung di sini sejak semalam kami serok banyak sampahnya. Diangkut pakai truk ini,” ucap petugas rumah pompa pada Ganjar.
Ganjar kemudian bertanya soal listrik, apakah sempat padam atau tidak. Lalu, Ganjar meminta pada petugas untuk selalu komunikasi dengan pihak PLN agar listrik di rumah pompa tersebut tak sampai mati.
Editor: Suwoko

