BETANEWS.ID, PATI – Suasana vaksinasi di RSUD RAA Soewondo Pati langsung meriah ketika Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengunjungi tempat itu, Selasa (23/2/2021). Sejumlah orang yang awalnya duduk antre menunggu giliran divaksin, langsung berlarian mendekati orang nomor satu di Jawa Tengah itu.
Mereka langsung mengeluarkan ponselnya masing-masing untuk minta berfoto bersama. Namun karena berdesakan, Ganjar tak henti-hentinya mengingatkan untuk menjaga protokol kesehatan.

“Ayo ojo rame-rame (jangan berkerumun), jaga jarak. Ayo ndang disuntik, tak kancani. Ndang difoto,” pinta Ganjar.
Baca juga: Bukan Solo, Pedagang Pasar di Pati Ternyata yang Pertama Dapat Jatah Vaksin
Ternyata tak hanya Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelayan publik yang divaksin saat itu. Puluhan orang yang berlarian mengerumuni Ganjar adalah para pedagang pasar di Pati yang mendapatkan kesempatan divaksin untuk pertama kali. Rasa bahagia mereka semakin membuncah, karena selain dapat vaksin, mereka mendapat bonus bisa ketemu Ganjar secara langsung.
“Pak foto Pak, jarang-jarang bisa ketemu Njenengan,” teriak ibu-ibu itu.
Salah satu pedagang pasar yang divaksin, Sri Wahyuni (52) mengatakan sangat senang mendapat jatah vaksin dari pemerintah. Sebab dengan begitu, ketakutannya tertular Covid-19 saat berjualan di pasar Puri Baru Pati ini bisa teratasi.
“Ya senang bisa divaksin, sekarang sudah lega, sudah puas. Vaksin ini penting biar untuk menjaga kondisi tetap vit,” ucap pedagang konveksi ini.
Hal senada disampaikan Aling (49) pedagang Pasar Tayu Pati. Dirinya yang sudah divaksin mengatakan tidak merasakan dampak apa-apa.
“Ndak sakit, rasanya seperti digigit semut biasa,” katanya.
Baca juga: Cek Vaksinasi Anggota Polri, Ganjar : ‘Anggota Polri Kuat-kuat Ya’
Setelah divaksin, maka dirinya merasa lebih tenang. Awalnya, ia yang harus berjualan di pasar merasa khawatir tertular Covid-19.
“Ya semoga vaksinasi cepat selesai, Covid-nya cepat pergi dan kita semua sehat,” tutupnya.
Di sisi lain, Ganjar mengomentari terkait dilibatkannya pedagang pasar saat vaksinasi di Pati itu. Menurutnya itu menarik, karena menjadi temuan pertama selama pengecekan vaksinasi.
“Ini menarik dan menjadi temuan pertama saya karena sudah melibatkan masyarakat pasar. Padahal rencananya, kita desain vaksinasi pedagang pasar itu di Solo, ini malah Pati mendahului,” tambahnya.
Ganjar berharap hal itu akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap vaksinasi semakin tinggi. Mereka-mereka yang hari ini divaksin, dapat bercerita pada teman-temannya bahwa vaksin itu penting untuk menyelamatkan diri.
“Mudah-mudahan ini bisa semakin mempercepat, sehingga batch kedua ini target kita lima hari selesai, mudah-mudahan bisa lebih cepat lagi. Tapi target kita Jumat besok tuntas semuanya,” tutup Ganjar.
Editor: Ahmad Muhlisin

