31 C
Kudus
Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Kudus Hartopo Soal Prioritas...

Hartopo Soal Prioritas Vaksinasi: ‘Masyarakat Giliran Keri, Pasti Sampai’

BETANEWS.ID, KUDUS – Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengaskan prioritas pertama vaksinasi Covid-19 adalah tenaga kesehatan. Setelah semua tervaksin, pihak penerima berurutan sesuai dengan skala prioritas berdasarkan Permenkes No 84 tahun 2020 tentang pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanganan pandemi Covid-19.

“Masyarakat umum giliran keri. Yang prioritas dulu. Pasti sampai lah ke masyarakat umum,” katanya usai disuntik vaksin di RSUD dr Loekmono Hadi, Senin (25/1/2021).

Dalam aturan itu, skala prioritas penerima vaksin secara berurutan adalah tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan, TNI, Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya.

- Ads Banner -

Baca juga: Jadi yang Pertama Divaksin, Hartopo: ‘Habis Divaksin Bukan Berarti Kebal Tak Bisa Ketularan’

Selanjutnya, tokoh masyarakat atau agama, pelaku perekonomian strategis, perangkat daerah kecamatan, perangkat desa, dan perangkat RT atau RW. Prioritas berikutnya itu guru atau tenaga pendidik, aparatur kementerian atau lembaga, aparatur organisasi perangkat pemerintah daerah, dan anggota legislatif. Baru setelah itu masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi, dan masyarakat atau pelaku perekonomian lainnya.

Jika tiba waktunya masyarakat Kudus divaksinasi, Hartopo tetap meminta masyarakat agar tak terlena. Pihaknya meminta masyarakat tetap menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun). Upaya kewaspadaan harus selalu diutamakan.

Jangan sampai lalai pada protokol kesehatan. Karena orang yang habis divaksin bukan berarti kebal tidak bisa ketularan. Tetap bisa tertular,” tegasnya.

Baca juga: Dinkes Jateng Targetkan Vaksinasi Nakes Selesai Pertengahan Februari

Rencananya, tahap pertama vaksin dimulai 25 Januari hingga 28 Januari. Vaksinasi dilaksanakan di 29 tempat, yaitu 8 rumah sakit, 19 Puskesmas, dan 2 klinik. Hartopo menargetkan, vaksinasi dapat diberikan kepada 200 penerima per hari.

“Mudah-mudahan lancar dan sesuai target,” pungkas Hartopo.

Editor: Ahmad Muhlisin

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

28,620FansSuka
14,316PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
29,350PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler