31 C
Kudus
Selasa, Januari 26, 2021
Beranda Jateng UMK Eks Karesidenan...

UMK Eks Karesidenan Pati, Rembang Terendah Kudus Tertinggi

BETANEWS.ID, MAGELANG – Upah Minimum Kabupaten (UMK) di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020. Kenaikannya bervariasi mulai dari 0,75 persen hingga 3,68 persen.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, kenaikan Upah Minimum ini telah disahkan dalam keputusan Gubernur Jawa Tengah tanggal 20 November Nomor 561/61 Thaun 2020 tentang Upah Minimum pada 35 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah.

Daftar Upah Minimum 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah

Khusus untuk Eks Karesidenan Pati, kabupaten dengan upah terendah adalah Rembang, yakni Rp 1.861.000. Sedangkan yang tertinggi adalah Kudus, yaitu Rp 2.290.995,33.

Untuk lingkup Jateng, UMK tertinggi adalah Kota Semarang Rp 2.810.025, diikuti Kabupaten Demak Rp 2.511.526, dan Kabupaten Kendal  Rp 2.335.735. Kemudian yang terendah adalah Kabupaten Banjarnegara Rp 1.805.000, Kabupaten Wonogiri Rp 1.827.000, dan Kabupaten Sragen Rp 1.829.500.

Baca juga: UMK Kudus 2021 Disepakati Naik Sebesar 3,27 Persen

“Keputusan ini merupakan jaring pengaman sosial dalam rangka melaksanakan fungsi perlindungan upah bagi pekerja atau buruh dan kelangsungan usaha bagi perusahaan atau dunia usaha di Provinsi Jawa Tengah,” ujar Ganjar, Sabtu (21/11/2020).

Ganjar menjelaskan, bupati dan walikota dalam mengajukan rekomendasi terkait upah tentunya mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan masukan dari Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota masing-masing.

“Kenaikan bervariasi mulai dari 0,75 peersen sampai dengan 3,68 persen sesuai dengan hasil pembahasan Dewan Pengupahan Kabupaten Kota dan rekomendasi Bupati Walikota masing-masing daerah,” kata Ganjar.

Baca juga: Datangi Rumah Dinas Gubernur Jateng, Perwakilan Serikat Buruh Bahas UMK 2021

Ganjar menegaskan, keputusan ini mulai berlaku pada 1 Januari 2021, sesuai dengan UU 11/2020 tentang Cipta Kerja pada Bab IV Ketenagakerjaan. Artinya, pengusaha wajib melaksanakan ketentuan ini mulai tanggal tersebut.

Ganjar menyampaikan, Upah minimum adalah upah bulanan terendah, dan hanya berlaku bagi pekerja atau buruh yang memiliki masa kerja kurang dari satu tahun.

“Pengusaha yang telah memberikan upah lebih tinggi dari ketentuan upah minimum, dilarang mengurangi atau menurunkan besaran upah yang telah dibayarkan,” tegasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

Tinggalkan Balasan

27,870FansSuka
14,114PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
27,373PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler