31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Pemkab Kudus Kembali Berikan APD dan Sarpras Kesehatan untuk Pesantren

BETANEWS.ID, KUDUS – Kembali normalnya aktivitas para santri di pondok pesantren (ponpes), membuat pengasuh ponpes diminta waspada terhadap lingkungan agar tidak menjadikan kluster baru Covid-19. Oleh karena itu, alat pelindung diri (APD) sangat dibutuhkan untuk menunjang keamanan, baik dari pengasuh, santri, serta lingkungan ponpes.

Hal tersebut nampaknya menjadi fokus utama Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat menyerahkan bantuan APD dan hibah sarpras kesehatan sebesar Rp 53.603.500 secara simbolis kepada Ponpes Mambaul Falah, Kecamatan Dawe, Kudus, Sabtu (21/11/2020).

Baca juga : Pemkab Kudus Serahkan Bantuan APD untuk Pesantren

-Advertisement-

“Saya berharap agar kita semua tetap waspada, mengingat pandemi sampai saat ini masih terjadi. Maka, perlu menjadi perhatian kita semua terhadap penerapan Prokes agar aktivitas di ponpes lancar tanpa kendala,” jelasnya.

Lebih lanjut, Plt Bupati yakin jika penerapan protokol kesehatan secara ketat menjadi kunci utama dalam upaya menekan penyebaran Covid-19. Misalnya, pengecekan suhu badan sebelum santri masuk kelas, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan memakai masker.

“Saya yakin jika penerapan Prokes dijalankan, maka penyebaran Covid-19 bisa ditekan dan tidak akan menjadikan kluster baru,” ujarnya.

Selain itu, kedatangan Plt Bupati Kudus bermaksud untuk tetap merawat tali silaturahmi dengan para kiai di Kudus. Menurutnya, sinergitas antara umara dan ulama perlu ditingkatkan, utamanya dalam menghadapi pandemi.

“Alhamdulillah bisa silaturahmi dengan kiai. Kita bangun sinergitas yang baik antara umara dan ulama,” imbuhnya.

Sementara itu, KH Afandi Shidiq, Pengasuh Ponpes Mambaul Falah mengatakan, dengan adanya kunjungan ini katanya, semua semakin dekat dengan pimpinan, bisa mengenal lebih dalam program-program Plt Bupati.

Baca juga : Serahkan APD untuk Pesantren, Hartopo Ingatkan Santri untuk Disiplin Terapkan Prokes

“Alhamdulillah dengan silaturahmi ini dapat mengenal lebih dekat sosok pemimpin Kabupaten Kudus, kami atas nama pengasuh dan para santri mengucapkan terima kasih,” ungkapnya.

Beliau juga mengatakan, jika semenjak adanya Covid-19 telah banyak menunda kegiatan rutin di ponpes. Oleh karena itu, pihaknya meminta izin oleh Plt Bupati Kudus agar bersedia mengizinkan kembali melaksanakan kegiatan rutin seperti dzikir mingguan, ngaji thoriqoh dan sebagainya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER