31 C
Kudus
Minggu, November 29, 2020
Beranda Budaya Kampung Budaya Piji...

Kampung Budaya Piji Wetan Dilaunching, Bergas: ‘Ini Wujud Nyata Menjaga Kearifan Lokal’

BETANEWS.ID, KUDUS – Tampak sebuah taman dengan sejumlah permainan tradisional di Dukuh Piji Wetan, Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kudus. Taman tersebut tak lain adalah Taman Dolanan, yang merupakan bagian dari rangkaian Launching Kampung Budaya Piji Wetan. Suara tawa terdengar dari sejumlah orang yang duduk sambil berdiskusi di sana. Satu di antara mereka adalah Bergas Catursasi Penanggungan. Dirinya berbagi pendapat tentang kegiatan tersebut.

Menurutnya, upaya pemuda dalam menjaga kearifan lokal merupakan kegiatan yang luar biasa. Apa lagi, hal tersebut sudah menjadi aksi nyata, bukan hanya wacana saja. Pria yang akrab disapa Bergas itu meminta, desa-desa lain bisa menggali potensi dan melestarikan budaya lokal peninggalan para leluhur.

Pasar Ampiran yang ada pada saat acara launching Kampung Budaya Piji Wetan. Foto: Ahmad Rosyidi

Baca juga : Wayang Klithik, Warisan Budaya Penanda Berdirinya Desa Wonosoco

“Luar biasa, ini bukan hanya wacana saja tetapi sudah diwujudkan nyata dalam menjaga kearifan lokal. Harapan saya ini bisa di contoh desa-desa yang lain,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus itu kepada betanews.id, Minggu (15/11/2020).

Masih di lokasi yang sama, Muchammad Zaini (35), selaku Ketua Kampung Budaya Dukuh Piji Wetan menjelaskan tentang acara tersebut. Sebelumnya, mereka melakukan penelitian terlebih dahulu, tentang nilai-nilai kearifan lokal di wilayah Muria. Dari penelitian itu, pihaknya menemukan bagaimana cara Sunan Muria dalam menyampaikan sesuatu, sehingga dapat diterima dengan baik.

“Berawal dari nilai di wilayah Muria yang perlu kita lestarikan, kita meneliti tentang itu. Mulai bagaimana aktivitas ajaran Mbah Sunan bisa tersampaikan dengan baik melalui jalur kesenian,” kata pria yang akrab disapa Jessy itu.

Dia juga membeberkan, bahwa keterlibatan warga dalam pelaksanaan kegiatan itu sangat luar biasa, mulai dari anak-anak, pemuda hingga dewasa semua terlibat. Selain mendukung, warga juga memfasilitasi, seperti bambu untuk dekorasi mereka tidak perlu membeli.

“Antusias teman-teman juga luar biasa. Intinya semangat melestarikan budaya. Memperkenalkan permainan-permainan tradisional, ada juga kelas pagi kita mewadahi ruang utuk para pemuda,” jelasnya.

Selain itu juga ada Pasar Ampiran untuk mewadahi ibu-ibu menawarkan dagangannya dan Panggung Ngepringan untuk pentas kesenian. Rencananya, kegiatan semacam itu akan digelar setiap bulan, dengan mempertunjukan pementasan baru di setiap bulannya.

Baca juga : Tak Ada Kirab Budaya, Tradisi Tebokan Jenang Terlaksana Secara Sederhana

“Rencana di setiap Minggu pertama awal bulan, dan ada agenda tahunan juga. Saat ini pemdes sudah bergerak dan mengupayakan untuk mendukung kami. Tetapi untuk sementara anggaran dari hasil hadiah Cerita Budaya Desaku,” ujar Jessy.

Pria yang juga menjadi satu di antara sejumlah pegiat teater di Kudus itu menjelaskan, pihaknya masuk 30 besar dan narasi terbaik dalam lomba Cerita Budaya Desaku yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mereka mendapat uang pembinaan senilai Rp 53 juta, kemudian digunakan untuk modal menggelar launching Desa Budaya itu.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

27,184FansSuka
13,973PengikutMengikuti
4,307PengikutMengikuti
23,029PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Setiap Hari Ratusan Orang Menikmati Sedapnya Nasi Gandul Pak Harjo yang Legendaris

BETANEWS.ID, PATI - Di tepi Jalan Diponegoro, Desa Puri, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, terlihat sebuah warung makan yang ramai  pengunjung. Beberapa orang...

Milad Muhammadiyah, Hartopo : ‘Teruslah Konsisten Memberi Solusi untuk Negeri’

BETANEWS.ID, KUDUS - Plt Bupati Kudus HM Hartopo menghadiri Resepsi Milad Muhammadiyah ke-108 di Auditorium Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Sabtu (21/11/2020). Dalam...

Tolak Gaji Rp 25 Juta Per Bulan di Jepang, Safuan Pilih Rintis Usaha Produksi Pupuk Organik

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa pria tampak sedang sibuk di sebuah pekarangan di Dukuh Bonajar RT 2 RW 6, Desa Puyoh, Kecamatan Dawe,...

Mie Ayam Goreng Buah Naga, Kuliner Enak yang Murah dan Menyehatkan

BETANEWS.ID, KUDUS - Di sebuah kedai yang berada di komplek kuliner JJS depan Universitas Muria Kudus tampak sepasang suami istri sedang sibuk....

UMK Eks Karesidenan Pati, Rembang Terendah Kudus Tertinggi

BETANEWS.ID, MAGELANG - Upah Minimum Kabupaten (UMK) di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020. Kenaikannya bervariasi mulai dari...

IAIN Salatiga Ciptakan Aplikasi Belajar Daring yang Diklaim Ungguli Google Clasroom

BETANEWS.ID, SALATIGA – Seorang pria terlihat sedang sibuk mengoperasikan komputer di sebuah ruang Gedung Rektorat IAIN Salatiga, Senin (12/10/2020). Tangannya tampak cekatan...

Angkat Kearifan Lokal Desa Tawangrejo Melalui Ragam Motif Batik Tawung Sari

BETANEWS.ID, PATI - Di sebuah rumah yang berada di Desa Tawangrejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati terlihat beberapa orang sedang membuat kain batik....