BETANEWS.ID, KUDUS – Seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terlihat bersiap-siap melakukan sesi potong tumpeng dalam kegiatan santunan anak yatim dalam acara Peringatan Satu Tahun DPRD Kudus periode 2019-2024 mengabdi. Terlihat nasi tumpeng dan ingkung ayam diwadahi tempat berbeda.
Saat sesi pemotongan tumpeng, Ketua DPRD Kudus Masan mengambil nasi tumpeng dan beberapa lauk. Tak lupa dirinya mengambil ayam ingkung dengan cara dipotong menggunakan gunting.
Bagian ayam yang diambil yakni kepala. Piring pertama tersebut langsung diberikan kepada Plt Bupati Kudus HM Hartopo dan disambut riuh tepuk tangan peserta yang hadir.
Baca juga : Satu Tahun Mengabdi, Ketua DPRD: ‘Kita Akan Terus Fokus Menjalankan Aspirasi’
Saat ditemui selepas kegiatan, Masan mengaku, maksud dirinya memberikan kepala ayam karena ingin Hartopo menjadi Bupati Kudus. “Ben dadi bupati, (supaya jadi Bupati),” tuturnya Jumat (21/8/2020).
Menurutnya, saat ini Hartopo masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus dan belum dilantik menjadi Bupati Kudus. “Ini kan masih Plt. Biar dilantik jadi bupati,” jelasnya.
Hartopo berstatus menjadi Plt Bupati Kudus setelah Bupati Kudus non aktif M Tamzil terjerat kasus suap dan gratifikasi. M Tamzil divonis hakim delapan tahun penjara dan denda Rp 250 juta. Pengadilan juga meminta Tamzil membayar ganti rugi negara sebesar Rp 2,125 miliar. Selain itu, dia juga dicabut hak politiknya selama tiga tahun terhitung saat masa hukumannya selesai.
Hartopo resmi menjadi Plt Bupati Kudus setelah mendapat Surat Keputusan (SK) resmi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dirinya mulai memimpin Kudus per tanggal 29 Juli 2019. Hartopo harus menyelesaikan masa pemerintahannya hingga tahun 2023.
Editor : Kholistiono

