31 C
Kudus
Senin, Agustus 10, 2020
Beranda Kudus Tukang Ojek Ini...

Tukang Ojek Ini Sediakan Internet Gratis untuk Siswa Belajar Daring

BETANEWS.ID, KUDUS – Dengan mengenakan rompi warna oranye, pagi itu Imam Masruh (53) akan berangkat bekerja menjadi tukang ojek di Pasar Dawe. Sebelum dirinya berangkat, tampak beberapa anak berdatangan ke rumahnya.

Anak-anak tersebut membawa perlengkapan sekolah dan telepon genggam. Mereka yakni siswa MTs NU Sunan Muria yang akan melakukan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring.

Imam Masruh menuturkan, anak-anak berdatangan ke rumahnya karena dirinya menyediakan internet gratis. Menurutnya, sejak beberapa sekolah memberlakukan pembelajaran secara daring, banyak siswa di desanya mengalami kesulitan, terutama yang tidak memiliki kuota.

Beberapa siswa sedang belajar daring di rumah Imam Masruh yang telah disediakan internet secara gratis. Foto: Imam Arwindra

Baca juga : Sekolah Daring Bikin Orang Tua Emosi, Hartopo Kaji Belajar Tatap Muka

“Saya ingin supaya anak-anak bisa terus belajar dan mendapatkan WiFi gratis,” tuturnya saat ditemui di rumahnya Dukuh Madu, RT 02 RW 01, Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kudus, Rabu (29/7/2020).

Menurutnya, fasilitas internet gratis tersebut disediakan dari sepekan yang lalu. Dengan bermodal uang Rp 50 ribu, dirinya bisa menyediakan internet gratis untuk belajar siswa. Terutama bagi siswa yatim piatu dan kurang mampu.

“WiFi saya sebulan bayarnya Rp 50 ribu, karena ini nembak tetangga,” jelasnya.

Sejauh ini ada sekitar tujuh sampai sembilan siswa yang setiap hari datang ke rumahnya. Menurutnya, dirinya mempersilakan bagi siswa yang kurang mampu membeli kuota internet agar belajar di rumahnya saja.

“Ini saya pasang pengumuman di motor saya. Supaya yang tidak mampu beli (kuota internet) agar bisa ke rumah,” tuturnya sambil menunjuk pengumuman fasilitas internet gratis di motornya.

Imam Masruh mengungkapkan, walau dirinya bekerja sebagai tukang ojek yang berpenghasilan Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu, dirinya merasa perlu untuk membantu siswa dalam proses belajar daring. Menurutnya, ide memberikan fasilitas internet gratis tersebut sangat didukung keluarganya. “Saya jadi tukang ojek itu ya sekitar tahun 1980-an,” jelasnya.

Selain berprofesi sebagai tukang ojek, ternyata Imam Masruh juga seorang guru. Menurutnya, saat pagi hari dirinya menjadi tukang ojek, siang mengajar di madrasah dan malam mengajar ngaji di musala dekat rumahnya.

“Ya semoga siswa-siswa bisa belajar dengan baik, dan virus ini bisa selesai,” tuturnya.

Sementara itu, satu di antara siswa yang mengakses internet gratis, Lisa Maulida Aprilia (15) mengaku merasa terbantu dengan adanya fasilitas internet gratis. Menurutnya, dalam sehari dirinya membutuhkan kuota internet sekitar satu gigabyte (GB) untuk belajar.

Baca juga : Gegara Viral Siswa Tak Punya Gawai, Ganjar Bolehkan Belajar Tatap Muka di Sekolah

“Sehari kadang satu GB. Kadang lebih. Jadi beli kuota terus,” tutur siswi kelas IX Mts NU Sunan Muria.

Menurutnya, selain membantu dalam proses belajar, akses internet gratis juga membantu keuangan orang tuanya. “Kan bisa irit,” tuturnya yang sedang belajar matematika.

Senada dengan Lisa, Adinka Zahrotul Sitta (13), juga merasa terbantu dengan layanan internet gratis. Siswi kelas VII MTs NU Sunan Muria itu mengaku, sinyal di rumahnya sering hilang. Jadi dirinya sering memiliki kendala dalam proses belajar secara daring.

“Kalau di rumahku sinyalnya tiba-tiba sering hilang. Kalau disini kan lancar,” tuturnya yang tinggal di Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kudus.

Editor : Kholistiono

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

Karir Beta Media

Kami menantang kalian untuk bergabung di Tim Beta Media. Sebagai Media baru kami butuh talenta muda yang suka tantangan.

Tinggalkan Balasan

25,139FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,304PengikutMengikuti
15,292PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Lestarikan Peninggalan Sunan Muria dengan Bertani Parijoto, Suwono Bisa Panen 50 Kg Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS - Pagi itu dengan mengendarai motor matik, melalui jalur ekstrem yang berliku berupa tanah liat, serta udara yang sejuk mengiringi...

Menengok Peternakan Sapi Brangus Kudus yang jadi Langganan Artis Ibu Kota

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan tampak sedang menyemprot beberapa sapi berukuran besar di sebuah kandang yang berada di pinggir sawah yang ada...

Yan Laksmana Terpilih Jadi Direktur Teknik PDAM Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Yan Laksmana terpilih menjadi Direktur Teknik (Dirtek) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kudus. Dia menyisihkan dua peserta yang mengikuti...

Ingin Cepat Selesaikan Skripsi, Isna Senang Perpusda Kudus Kembali Dibuka

BETANEWS.ID, KUDUS - Seorang perempuan tampak sedang memilih buku di perpustakaan yang berada di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus. Sambil memegang...

Punya Usaha Makanan? Ini Cara Mengurus Izin PIRT di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang mengenakan baju putih terlihat di ruang Klinik Pelayanan Perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu...

Mana yang Lebih Sehat, Minum Jus atau Makan Buah dan Sayur Langsung?

Inneke Hantoro Dosen Teknologi Pangan, Unika Soegijapranata Di...

Soal Pasien Covid Memaksa Pulang, Hartopo: ‘Ini Kejahatan yang Luar Biasa’

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebanyak 13 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (29/7/2020) malam memaksa pulang ke rumah. Mereka yang seharusnya masih harus menjalani...