31 C
Kudus
Kamis, Desember 1, 2022
BerandaJATENGPilkada di Tengah...

Pilkada di Tengah Pandemi, Ganjar Minta KPU Cari Titik Temu Rencana Anggaran

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pelaksanaan Pilkada Serentak di 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah masih terus digodok. Mengingat, pesta demokrasi lima tahunan itu akan dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah menemui Gubernur Ganjar Pranowo untuk mengkoordinasikan hal tersebut, Rabu (17/6/2020).

Pertemuan itu membahas standar protokol kesehatan, kebutuhan alat pelindung kesehatan, hingga pemfokusan anggaran di tiap pemerintah daerah.

Ganjar menyampaikan, untuk kebutuhan anggaran tersebut nanti akan dibahas lebih lanjut. Saat ini, semua daerah sudah memfokuskan anggaran untuk penanganan Covid-19. Makanya, jika diperlukan adanya anggaran yang difokuskan untuk pelaksanaan pilkada, maka akan segera dilakukan.

- Ads Banner -

“Sekarang sudah terlalu refocusing, tapi kalau diperlukan refocusing untuk keperluan Pilkada, nanti akan kita bahas dengan kepala daerah,” kata Ganjar.

Baca juga: KPU Pastikan Pilkada Tetap Digelar saat Pandemi, Ganjar Usul Sistem E-Voting

Selain itu, dia juga meminta KPU untuk membuat rencana anggaran pilkada, agar kebutuhan bisa terpenuhi semua. Termasuk juga terus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 soal protokol kesehatan saat Pilkada.

“Saran saya, KPU membuat grading agar kebutuhan anggaran itu bisa terpenuhi semua. Kalau untuk kebutuhan alat pelindung kesehatan nanti coba dikoordinasikan dengan Gugus Tugas Covid-19,” pintanya.

Di sisi lain, Ketua KPU Jateng Yulianto Sudrajat mengatakan, KPU di 21 kabupaten/kota sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Termasuk di beberapa daerah sudah menyanggupi akan membantu untuk alat pelindung kesehatan dan sebagian juga membantu anggaran.

“Tapi antara kebutuhan dan efisiensi yang dilakukan KPU dan kesanggupan masing-masing daerah itu kan berbeda-beda. Kekurangan itu juga sudah kami sampaikan kepada Gubernur. Selain itu melalui KPU RI juga akan dimintakan melalui APBN,” jelasnya.

Baca juga: Sebut Pertumbuhan Ekonomi Mengerikan, Ganjar Siapkan APBD Pertolongan

Yulianto menyampaikan, pihaknya juga mendapatkan saran dari Gubernur soal pelaksanaan Pilkada di Jawa Tengah. Yaitu harus memenuhi standar protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Misalnya nanti seluruh perangkat KPPS kita lengkapi dengan alat pelindung kesehatan seperti masker, tersedia hand sanitizer, tersedia sarung tangan, dan ada jarak antar petugas. Terus kemudian pemilih maksimal di dalam TPS itu 12 orang, agar bisa jaga jarak, kemudian nanti alat coblos sekali pakaian,” tukas Yulianto.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler