31 C
Kudus
Kamis, Mei 28, 2020
Beranda Jateng Sederet Kisah Perjuangan...

Sederet Kisah Perjuangan Dua Warga Jateng yang Sembuh dari Covid-19

BETANEWS.ID, SEMARANG – Ucapan syukur terus mengalir dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan dua pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona. Suasana haru itu terjadi, tatkala Ganjar menelepon kedua warganya pada Minggu (29/3/2020). Di mana, dua orang itu sebelumnya positif corona dan saat ini sudah dinyatakan sembuh.

Adalah Robby dan Purwanti, dua pasien yang dinyatakan sembuh itu. Robby merupakan warga Jateng yang sehari-hari bekerja di Bali sebagai tour guide dan diduga tertular saat berada di pulau Dewata itu. Sementara Purwanti, adalah istri dari pasien positif corona yang meninggal dunia di Solo usai mengikuti seminar di Bogor.

Ganjar menelpon dua warganya itu secara terpisah. Awalnya, ia menghubungi Robby melalui video call dan langsung disambut dengan ucap syukur kepada Tuhan. Cukup lama keduanya berbincang, baik tentang cerita awal penularan, masa inkubasi, proses perawatan dan cerita lainnya.

“Alhamdulillah pak, saya sudah melewati masa inkubasi dan sudah dinyatakan negatif. Ini masih di rumah sakit pak, sekarang siap-siap pulang ke rumah,” kata Robby.

Baca juga : Mata Ganjar Berkaca-Kaca Dengar Curhat Tenaga Medis Positif Corona yang Kangen Anaknya

Kepada Ganjar, Robby menceritakan bagaimana pengalamannya menjalani masa inkubasi selama 16 hari di rumah sakit Moewardi Solo. Selama itu, ia merasakan kejenuhan dan kelelahan yang luar biasa.

“Saya minta semua masyarakat untuk menjaga kesehatan masing-masing. Patuhi pemerintah untuk mengisolasi diri di rumah. Yang kerja di luar kota, saya juga berharap tidak mudik dulu, takutnya keluarga di rumah tertular. Jangan sampai semakin banyak orang tertular, saya sendiri sudah merasakan betapa sakitnya harus menjalani pengobatan akibat virus ini,” terangnya terbata.

Robby menerangkan, dirinya merasa demam saat masih berada di Bali. Ketika kondisinya tidak kunjung membaik, ia memutuskan untuk pulang kampung. Namun setibanya di Bandara Adi Soemarmo Solo, ia langsung dibawa ke RSUD Moewardi.

“Setelah dicek dan saya dinyatakan positif corona. Saya belum sempat pulang dan langsung dirawat di RSUD Moewardi. Alhamdulillah sekarang sudah sehat, sudah dinyatakan negatif,” imbuh Robby.

Baca juga : Teruntuk Perantau, Ganjar : ‘Tolong Jangan Mudik Dulu’

Untuk proses perawatan selama dirinya diinkubasi, Robby mengatakan semua berjalan sangat baik. Dokter dan perawat-perawatnya selalu memberikan suport dan melakukan penanganan medis dengan sangat baik.

“Semua memberikan suport, itu membuat saya semakin semangat untuk sembuh. Saya hanya berdoa, semoga penyakit ini segera berakhir. Setelah ini, saya juga berharap masyarakat tidak mengucilkan kami karena kami butuh suport untuk menjalani semuanya,” pungkasnya.

Sementara itu, Purwanti tidak henti-hentinya mengucap syukur atas kesembuhan yang diberikan saat ditelpon Ganjar. Perjuangannya untuk sembuh akhirnya terwujud setelah 11 hari menjalani proses inkubasi. Kamis (26/3) lalu, ia diperbolehkan pulang.

“Alhamdulillah, Tuhan masih sayang sama saya pak. Saya diberikan kesembuhan dan dinyatakan negatif corona,” kata dia.

Baca juga : 1,8 Juta Warga Jateng Akan Terima BLT, Anggaran Rp 1,4 T Sudah Disiapkan

Purwanti mengatakan tertular suaminya yang terlebih dahulu dinyatakan positif corona usai pulang seminar di Bogor. Sama-sama berjuang, namun Tuhan berkehendak lain, suaminya meninggal dalam proses perawatan.

Anehnya, Purwanti mengatakan tidak merasa ada gejala apapun yang dirasakan. Saat dicek, ternyata hasilnya ia dinyatakan positif corona.

“Saya tidak merasa apa-apa, tapi hasil tes mengatakan positif. Alhamdulillah sekarang sudah sembuh. Semoga saya dan keluarga yang ditinggalkan tetap diberi kesehatan dan ketabahan,” terangnya.

Ganjar sengaja menelpon dua pasien yang sembuh dari virus corona itu untuk mendengarkan cerita dan pengalaman mereka. Bagaimana awal mereka tertular, bagaimana bertahan, cerita selama proses penyembuhan dan kisah selama menjalani masa-masa sulit di inkubasi.

“Agar masyarakat bisa belajar dari kisah ini, belajar dari pengalaman mereka yang berhasil berjuang untuk sembuh. Mudah-mudahan ini menginspirasi semuanya,” kata Ganjar.

Baca juga : Jateng Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Corona Hingga Akhir Mei

Kisah ini lanjut Ganjar juga dapat menjadi pelecut semangat bagi mereka yang dinyatakan positif, ODP maupun PDP virus corona untuk berjuang agar sembuh dari penyakit itu. Ia juga meminta doa dan dukungan dari semua masyarakat agar baik pasien maupun tenaga medis diberikan kesehatan.

“Kepada masyarakat yang sehat, mari kita bantu para tenaga medis kita dengan memutus mata rantai penyebaran virus corona ini. Kalau tidak penting jangan keluar rumah dulu. Juga saya minta, hilangkan stigma negatif pada saudara kita yang sedang berjuang untuk sembuh dari virus corona ini, mereka semua butuh doa dan suport kita bersama,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

23,592FansSuka
13,351PengikutMengikuti
4,305PengikutMengikuti
12,024PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Penjualan Mobil di Bursa Mobil Bekas Kudus Turun Drastis

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi selatan Jalan Dewi Sartika, Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kudus tampak ratusan mobil berjejer rapi. Mobil dengan berbagai...

Kisah Mas’ud, Tukang Pijat yang Sukses Jadi Kades Ploso

BETANEWS.ID, KUDUS - Balai Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, siang itu tampak ramai. Beberapa orang terlihat berbincang-bincang di kursi-kursi yang ditempatkan...

Tak Ingin Berpangku Tangan, Pria Difabel Ini Rintis Usaha Pembuatan Jok

BETANEWS.ID, KUDUS – Di Dukuh Sunten RT 06 RW 05, Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, tampak sebuah bangunan beratap asbes. Di...

Sempat Diremehkan, Budi Daya Jamur Tiram Ali Mustofa Kini Siap Ekspor ke China dan Korea

BETANEWS.ID, PATI - Serbuk kayu bercampur kapur bertaburan di sekitar tempat budi daya jamur tiram milik Ali Mustofa (36) di Desa Ngembes,...

Lahir di Keluarga Sederhana, Haryanto Kecil Harus Cari Rumput untuk Ditukar dengan Nasi

BETANEWS.ID, KUDUS – Di pojok garasi Perusahaan Otobus (PO) Haryanto yang berada di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tampak sebuah...

Ganjar: New Normal Belum Bisa Diterapkan Dalam Waktu Dekat

BETANEWS.ID, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyatakan new normal atau kenormalan baru belum bisa diterapkan dalam waktu dekat. Syarat...

Kayla, Model Cilik Asal Kudus Go Internasional

BETANEWS.ID, KUDUS – Kawasan Perumahan Muria Indah II, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, tampak cukup lengang siang itu. Tak terkecuali rumah warna hijau,...