30 C
Kudus
Sabtu, Februari 29, 2020
Beranda Fashion Sejak Kuliah Gemar...

Sejak Kuliah Gemar Belanja, Lina Buka Butik Ega Fashion untuk Salurkan Hobinya

SEPUTARKUDUS.COM, MLATI KIDUL – Di tepi selatan Jalan Pramuka, Kelurahan Mlati Kidul, Kecamatan Kota, Kudus tampak sebuah butik berwarna hijau dengan pintu kaca. Di dalam Butik Ega Fashion tersebut, terlihat seorang perempuan berjilbab warna coklat sedang sibuk mengarahkan dua karyawannya untuk merapikan beberapa pakaian. Perempuan itu bernama Lina Widiastuti (35), yang  membuka usaha butik karena suka fashion dan hobi shoping.

Produk pakaian di Butik Ega Fashion 2017_4
Produk pakaian di Butik Ega Fashion. Foto; Rabu Sipan

Di sela aktivitasnya, tersebut perempuan yang akrab disapa Lina itu sudi berbagi penjelasan kepada Seputarkudus.com tentang hobi dan usahanya. Dia mengungkapkan, membuka butik sejak 10 tahun lalu. Menurutnya, inspirasi usahanya itu muncul karena sejak remaja dirinya menyukai fashion dan saat kuliah gemar shoping.

“Dari hobi itu, setelah lulus kuliah pada tahun 2006 dan pada tahun yang sama aku melangsungkan pernikahan. Setelah menikah aku membuka usaha butik. Jadi selain mendapatkan penghasilan lewat usaha, hobiku juga bisa tersalurkan. Memilih usaha yang baik kan yang sesuai hobi,” ungkapnya Lina sambil tersenyum, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Perempuan yang butiknya tak jauh dari tempat tinggalnya itu mengatakan, di butiknya tersebut menyediakan produk pakaian khusus perempuan. Di antaranya, gamis yang dijual antara Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu per pcs dan jilbab dijual mulai harga Rp 35 ribu hingga Rp 60 ribu per pcs.

Selain pakaian, katanya, di Butik Ega Fashion juga menyediakan hot pants yang dijual dengan harga Rp 80 ribu per pcs. Untuk celana panjang, dia membanderol Rp 110 ribu per pcs, kaus perempuan dijual seharga Rp 50 ribu per pcs.

“Aku juga menyediakan tas, dompet, sepatu serta sandal serta aneka aksesoris. Di antaranya kaca mata, kalung, gelang, anting untuk aksesoris. Di Ega Fashion juga menyediakan parfum untuk pria dan wanita. Pokoknya di butiku semua ada dan lengkap, bahkan untuk pakaian dalam juga ada,” celetuk Lina.

Dia mengatakan sudah memiliki banyak pelanggan. Meskipun hanya menjual di butik saja, kata dia pelanggannya tidak hanya orang Kudus, melainkan ada yang datang dari Demak, Jepara dan Pati. Dia mengaku sejak pertama buka tidak pernah mengadakan diskon atau promo harga. Itu dilakukan karena dia tidak ingin memberikan imej pada pakaian yang dijual di Ega Fashion barang dengan kualitas jelek.

“Biasanya kan pakaian yang kualitasnya jelek yang didiskon, sedangkan semua produk pakaian, tas, sepatu, tas dan lainnya di Ega Fashion kualitasnya oke punya. Tidak ada diskon tapi saat ada pelanggan yang beli minimal tiga pcs aku beri potongan harga,” jelasnya.

Menurutnya tidak pernah ada diskon dan promo saja dalam sebulan tak kurang dari 100 pcs pakaian mampu terjual.  Dia juga mengaku tidak menjual aneka produk pakaian dan aneka aksesoris perempuan tersebut malalui online.

“Aku dulu pernah juga menjual secara online. Namun karena lakunya sering telat, soalnya pakaian yang aku uploud malah lebih dulu terjual di butik. Giliran ada pelanggan online minat dengan pakaian yang aku uploud, barangnya sudah laku. Daripada mengecewakan pelanggan, aku memutuskan untuk menjual di butik saja,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

20,013FansSuka
13,439PengikutMengikuti
4,320PengikutMengikuti
8,940PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Perajin Miniatur Menara Kudus Kewalahan Penuhi Permintaan Pasar

BETANEWS.ID, KUDUS - Suara mesin kompresor terdengar di sebuah rumah di Desa Bacin RT 08 RW 03, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Seorang...

300 Kontainer Briket Arang Asal Jateng Setiap Bulannya Diekspor ke Penjuru Dunia

BETANEWS.ID, SEMARANG – Dalam sebulan, tidak kurang dari 300 kontainer briket arang asal Jateng diekspor ke berbagai penjuru dunia. Di mana, untuk...

Pelajar MAN 1 Kudus Buat Plastik Bisa Dimakan, Raih Medali Emas di Malaysia

BETANEWS.ID, KUDUS - Dua remaja perempuan mengenakan jilbab berwarna putih tampak sedang membuat edible film di ruangan Labotarorium Kimia, Madrasah Aliyah Negeri...

Tak Patah Arang Kalah Bersaing, Parman Banting Setir dari Usaha Gypsun ke Ornamen Rumah

BETANEWS.ID,KUDUS - Seorang pria mengenakan kaus putih tampak membersihkan tumpukan ornamen yang ada di depan sebuah rumah. Dia yakni Suparman (60), pemilik...

Awalnya Produk Spring Bed Rusbandi Sering Ditolak Toko, Sekarang Justru Diburu Konsumen

BETANEWS.ID,KUDUS - Di sebuah halaman sebuah rumah tampak tiga pria sedang memotong dan merakit kayu untuk dibuat kasur. Satu di antaranya yakni...

Dimas, Penyandang Down Syndrome Curhat ke Ganjar Soal Potongan Rambutnya

BETANEWS.ID, SEMARANG – Didampingi ibunya, Detty Supriastuti, Dimas Adi Saputra tampak malu-malu saat bertemu orang nomor satu di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo....

Ganjar Minta Calon Jemaah Umrah yang Gagal Berangkat Akibat Kebijakan Arab Saudi Tidak Dipungut Biaya Tambahan

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta Kementerian Agama (Kemenag) Jateng gencar melakukan sosialisasi, termasuk memastikan calon jemaah umrah tidak...