31 C
Kudus
Selasa, Desember 6, 2022
BerandaKUDUSUlfa Terkejut Saat...

Ulfa Terkejut Saat Cicipi Jenang Karomah Langsung dari Tungku: Ternyata Panas

SEPUTARKUDUS.COM, KALIPUTU – Belasan siswa mengenakan seragam Pramuka terlihat memasuki tempat produksi Jenang Karomah, di Desa Kaliputu, Kota Kudus. Lima pekerja yang ada di tempat produksi ramah menyambut. Mereka menjelaskan proses pembuatan dan memberi kesempatak kepada para siswa untuk mencoba dan mencicipi. Satu di antara belasan siswa tersebut, Sonia Ulfareza (17). Dia mengaku sangat senang bisa melihat proses pembuatan makanan khas Kudus itu.

Proses pembuatan Jenang Karomah
Proses pembuatan Jenang Karomah. Foto: Ahmad Rosyidi

Ulfa, begitu dia akrab disapa, berbagi cerita kepada Seputarkudus.com tentang pengalamannya mengikuti kegiatan Kiat Wisata tersebut. Menurutnya, ini pertama kali dirinya mengikuti kunjungan ketempat pembuatan jenang. Dia merasa senang karena mendapat pengalaman baru, mengikuti proses pengemasan, pembuatan dan berbelanja di Jenang Karomah. Menurutnya, proses pembuatan jenang yang membuatnya sangat terkesan. Dia diberi kesempatan ikut mengaduk jenang.

“Seru, senang, ini pengalaman pertama saya melihat proses pembuatan jenang. Ternyata susah, ngaduk-nya berat dan lama, butuh waktu sekiar 4 jam. Padahal panas tempatnya, saya juga sempat kaget tadi waktu nyobain jenangnya yang masih panas,” ungkap siswa SMA 1 Bae, Kudus itu.

- Ads Banner -

Pendamping Kiat Wisata Nurul Fajriyah Putri (22) mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Temu Karya Penegak ke-10. Dia berterima kasih kepada Jenang Karomah yang sudah menyambut dengan sangat baik. Dia juga baru tahu ternyata Jenang Karomah adalah satu-satunya yang membuat dari bahan baku yang berbeda.

“Ternyata bahan yang dibuat di sini menggunakan bahan asli, bukan perasa. Bahannya ada ketan hitam, jagung, kedelai, kacang hijau yang menjadi cita rasa jenang produk Jenang Karomah,” terang Nurul.

Dia menjelaskan, kegiatan Kiat Wisata mengunjungi tiga lokasi, di antaranya Jenang Karomah, Susu Muria, dan Museum Kretek. Peserta yang mengikuti ada 15 orang, dari beberapa SMA di Karesidenan Pati, Grobogan dan Demak. Kegiatan dimulai pukul 8.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Usai melihat proses pengemasan dan pembuatan jenang, mereka menuju toko Jenang Karomah untuk membeli oleh-oleh.

Tak lama setelah belasan peserta tiba di toko Jenang Karomah, tampak seorang pria berbaju biru masuk ke dalam toko. Dia tak lian pemilik Jenang Karomah, Zaenal Arifin (52). Dia merasa senang tempatnya menjadi lokasi Kiat Wisata. Dengan adanya kunjungan itu dia sudah melakukan prosmosi secara geratis, karena pengunjung akan merasa lebih dekat dengan Jenang Karomah saat melihat prosesnya.

“Saya senang saat ada kunjungan seperti ini, secara tidak langsung Jenang Karomah akan mereka kenal. Untuk izin kunjungan cukup mengkonfirmasi agenda kunjungan, meski kadang ada dari pihak dinas tiba-tiba datang ke sini saat ada tamu dari luar kota yang ingin melihat proses pembuatan jenang,” jelas pria tiga anak itu.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler