31 C
Kudus
Rabu, Januari 28, 2026

Masjid Jami Al Hamid Mlati Kidul, Masjid Tiga Lantai Satu-Satunya di Kudus

SEPUTARKUDUS.COM, MLATI KIDUL – Masjid yang berada di pojok lampu merah Pejagan tampak tinggi menjulang di antara bangunan di sekitarnya. Bangunan masjid yang didominasi warna hijau dan kubah warna kuning emas tersebut tampak berada sangat dekat dengan Jalan Pattimura, Kelurahan Mlati Kidul, Kecamatan Kota, Kudus. Masjid tersebut bernama Masjid Jami Al Hamid. Masjid itu dipugar menjadi tiga lantai agar mampu menampung para jamaah.

Masjid Jami Al Hamid Desa Mlati Kidul 2017_5
Masjid Jami Al Hamid Desa Mlati Kidul. Foto: Rabu Sipan

Kepada Seputarkudus.com, Ketua Takmir Masjid Jami Al Hamid, Muhammad Akhsanul Haq (50), mengungkapkan, masjid tersebut dibangun sejak zaman Belanda. Namun, dia mengaku tidak tahu persis kapan tahun didirikannya masjid itu. Yang dia ketahui bangunan masjid sudah mengalami tiga kali pemugaran. Terakhir dipugar karena tak mampu menampung banyaknya jamaah. Bahkan saat salat Jumat, jamaah yang hadir sebelum direnovasi, mengular hingga ke jalan raya.

“Oleh karena itu Masjid Jami Alhamid sekitar tahun 2004 dipugar menjadi tiga lantai agar mampu menampung semua jemaah yang melakukan ibadah. Khususnya ibadah salat Jumat. Karena para pengurus masjid yakin masyarakat Kudus itu semakin sadar untuk melakukan salat,” ungkap pria yang akrab disapa Akhsan itu, kepada Seputarkudus.com saat ditemui beberapa waktu lalu.

-Advertisement-

Warga Kelurahan Mlati Kidul, Kota, Kudus itu menuturkan, proses pemugaran untuk membangun masjid menjadi tiga lantai membutuhkan waktu sekitar 10 tahun. Selama Dasawarsa tersebut pemugaran Masjid Jami Al Hamid menelan biaya hingga Rp 1,1 miliar. Menurutnya, dana tersebut didapatkan dari iuran masyarakat setempat, Pemerintah Kabupaten Kudus, serta para dermawan dan dermawati yang berasal dari daerah luar Kudus.

Setelah dipugar kini Masjid Jami Al Hamid terlihat megah, berkubah emas mirip satu masjid di Depok Jawa barat. Bangunan bertingkat itu berlantai granit terdiri dari beberapa tiang berdiameter 60 sentimeter dengan warna kuning keemasan. “Kayaknya masjid yang berlantai tiga di Kudus itu hanya Masjid Jami Al Hamid,” ujar Akhsan.

Sedangkan untuk proses pembangunan masjid, katanya, dipercayakan kepada tenaga ahli dalam pembangunan. Dia juga satu di antara pengurus takmir Masjid Jami Al Hamid. Untuk arsitektur bangunan serta kecakapan masjid semua ide orang tersebut. “Dan itu dilakukannya swadaya tanpa dibayar. Alhamdulillah setelah pemugaran selesai pada tanggal 8 Februari 2014 dan diresmikan oleh KH Sya’roni Ahmadi, kami khususnya masyarakat di sini puas dengan hasilnya,” ujarnya.

Pria yang menjabat kepala Takmir Masjid Jami Al Hamid sejak tahun 2014 itu mengungkapkan, tidak tahu persis bangunan mesjid tersebut mangadopsi arsitektur dari mana. Tapi dengan konsep masjid berkubah dan ada menaranya kemungkinan saja Masjid Jami Al Hamid berdesain ala masjid di Timur Tengah. “Kayaknya sih berdesain ala Timur Tengah, Tapi aku tidak tahu pasti,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER